Prabowo menegaskan bahwa negara tidak akan tinggal diam jika terjadi ketidakadilan terhadap para buruh.
Namun, janji penghapusan outsourcing ini mendapat tanggapan skeptis dari beberapa pihak. Sekretaris Jenderal Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI), Damar Panca Mulya, meragukan komitmen Prabowo dalam menghapus sistem outsourcing yang telah lama menjadi bagian dari sistem ketenagakerjaan di Indonesia.
Ia menilai bahwa menghapus outsourcing memerlukan perubahan undang-undang dan dukungan mayoritas parlemen, yang bukan hal mudah untuk dicapai.