IFA.id -- Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara, mengungkapkan bahwa hingga 29 April 2025, realisasi anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah mencapai Rp2,3 triliun, dengan 3,265 juta penerima manfaat.
Program ini dijalankan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) dan mencakup berbagai kelompok sasaran, termasuk anak-anak pra-SD, SD/MI, SMP/MTS, SMA/MA/SMK, pondok pesantren, sekolah luar biasa, balita, ibu hamil, ibu menyusui, serta Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dan seminari.
Baca Juga: Lupa Matikan Kompor, Rumah Pengusaha Katering di Kulonprogo Hangus Terbakar
Jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur umum yang telah beroperasi hingga akhir April 2025 tercatat sebanyak 1.102 unit.
Suahasil menambahkan bahwa percepatan belanja program MBG terlihat signifikan, dengan tambahan belanja sebesar Rp2 triliun pada bulan Maret dan April 2025, yang berarti rata-rata Rp1 triliun per bulan.
Baca Juga: Buruh Lampung Aksi di Tugu Adipura, Desak Pemerintah Hapus Sistem Kerja Kontrak
Ia optimistis bahwa realisasi program MBG akan terus meningkat, dengan target penerima manfaat yang lebih luas dan jumlah SPPG yang lebih banyak.
Untuk kloter 4 tahun 2025, diperkirakan akan melayani 82,9 juta penerima manfaat melalui 32 ribu SPPG, dengan alokasi anggaran yang disiapkan mencapai Rp171 triliun.