ekonomi-bisnis

Hyundai Hentikan Sementara Produksi Ioniq 5 dan Kona Akibat Penurunan Permintaan Ekspor

Sabtu, 19 April 2025 | 22:10 WIB
Hyundai hentikan produksi Ioniq 5 dan Kona akibat penurunan permintaan global, termasuk di Eropa dan AS, mulai 24 April 2025. (Foto/Hyundai Worldwide)

IFA.id -- Hyundai Motor Co. mengumumkan penghentian sementara produksi dua model mobil listrik andalannya, Ioniq 5 dan Kona, di pabrik utama mereka di Ulsan, Korea Selatan.

Keputusan ini diambil akibat penurunan permintaan kendaraan dari pasar ekspor utama, termasuk Eropa, Kanada, dan Amerika Serikat.

Rencana penghentian produksi ini mencakup operasi Lini 12 di Pabrik 1 Ulsan, yang dijadwalkan berlangsung mulai 24 hingga 30 April 2025.

Langkah ini merupakan respons terhadap penurunan pesanan dari luar negeri yang signifikan.

Baca Juga: Perundingan RI-AS Akan Tentukan Langkah Baru dalam Hubungan Dagang dalam 60 Hari ke Depan

Penurunan permintaan global disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk perubahan kebijakan insentif kendaraan listrik di negara-negara seperti Kanada dan Jerman.

Beberapa negara tersebut telah menghapus atau mengurangi subsidi untuk kendaraan listrik, yang berdampak langsung pada daya tarik konsumen terhadap produk Hyundai.

Selain itu, kebijakan tarif tinggi yang diterapkan oleh Amerika Serikat di bawah pemerintahan Presiden Donald Trump turut memperburuk kondisi pasar ekspor Hyundai.

Langkah ini menambah tantangan bagi produsen mobil asal Korea Selatan dalam mempertahankan daya saing harga di pasar internasional.

Baca Juga: Harga Emas Antam Stabil di Akhir Pekan, Tetap Rp1.965.000 per Gram

Sebagai upaya untuk mengatasi penurunan permintaan, Hyundai telah menawarkan berbagai insentif, seperti pembiayaan dengan bunga nol persen di pasar Amerika Utara dan bantuan uang muka di pasar Eropa, termasuk Jerman dan Inggris.

Namun, meskipun upaya tersebut telah dilakukan, hasilnya belum menunjukkan perbaikan signifikan dalam volume penjualan.

Keputusan ini mencerminkan tantangan yang dihadapi oleh produsen mobil listrik global dalam menghadapi dinamika pasar dan kebijakan pemerintah yang terus berubah.

Hyundai berkomitmen untuk terus memantau situasi dan menyesuaikan strategi produksi guna memastikan kelangsungan dan daya saing di pasar otomotif global.

Tags

Terkini

Ekonomi Syariah 5.0: Revolusi Halal di Era Digital

Kamis, 9 Oktober 2025 | 11:34 WIB