IFA.id -- Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) terpantau stabil pada akhir pekan ini, Sabtu, 19 April 2025.
Harga jual emas Antam masih dipatok di angka Rp1.965.000 per gram, tanpa perubahan dari hari sebelumnya.
Demikian pula dengan harga pembelian kembali (buyback) yang tetap di level Rp1.814.000 per gram.
Stabilitas harga ini juga berlaku untuk berbagai pecahan emas Antam. Emas ukuran 0,5 gram dijual seharga Rp1.032.500, sementara pecahan 5 gram dan 10 gram masing-masing dibanderol Rp9.600.000 dan Rp19.145.000.
Baca Juga: Trump Optimistis Capai Kesepakatan Dagang dengan China di Tengah Ketegangan Perang Tarif
Untuk pecahan yang lebih besar, seperti 50 gram dan 100 gram, harganya tercatat Rp95.395.000 dan Rp190.712.000.
Bagi investor yang mempertimbangkan pembelian dalam jumlah besar, Antam menyediakan emas batangan hingga ukuran 1.000 gram atau 1 kilogram, yang dijual dengan harga Rp1.905.600.000.
Pilihan pecahan lainnya juga tersedia, seperti 2 gram seharga Rp3.870.000 dan 25 gram seharga Rp47.737.000.
Baca Juga: PBB Peringatkan Risiko Resesi Global, Negara Berkembang Terancam 'Badai Sempurna'
Kondisi harga yang stabil ini dapat menjadi pertimbangan bagi masyarakat yang ingin berinvestasi dalam emas.
Dengan harga yang tidak mengalami perubahan, investor memiliki kesempatan untuk membeli emas tanpa khawatir akan fluktuasi harga dalam jangka pendek.
Sebelumnya, harga emas Antam sempat mengalami penurunan. Namun, stabilitas harga pada akhir pekan ini menunjukkan adanya keseimbangan antara permintaan dan penawaran di pasar emas domestik.
Baca Juga: Pemprov Jabar Pastikan Pergeseran APBD 2025 Efisien dan Transparan
Hal ini juga mencerminkan respons pasar terhadap kondisi ekonomi global dan domestik yang memengaruhi harga komoditas.
Artikel Terkait
Teks Dummy "Lorem Ipsum" di Tugu Titik Nol IKN Viral, Kini Ditutup Terpal
Mayat Perempuan Telanjang Ditemukan Terlilit Lakban di Kamar Kos Ciamis, Diduga Dibunuh
Pemprov Jabar Pastikan Pergeseran APBD 2025 Efisien dan Transparan
PBB Peringatkan Risiko Resesi Global, Negara Berkembang Terancam 'Badai Sempurna'
Trump Optimistis Capai Kesepakatan Dagang dengan China di Tengah Ketegangan Perang Tarif