IFA.id -- Harga emas produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mencatat rekor tertinggi pada perdagangan Kamis (10/4/25), mencapai Rp1.846.000 per gram.
Kenaikan signifikan ini terjadi setelah sebelumnya, pada Rabu (9/4), harga emas Antam melonjak Rp35.000 pada sore hari dan Rp23.000 pada pagi hari, sehingga total kenaikan dalam sehari mencapai Rp58.000.
Lonjakan harga emas Antam ini sejalan dengan tren kenaikan harga emas global, yang dipengaruhi oleh berbagai faktor ekonomi dan geopolitik.
Baca Juga: Indonesia Pilih Jalur Negosiasi Hadapi Tarif-Trump
Investor cenderung beralih ke aset safe haven seperti emas di tengah ketidakpastian pasar.
Selain emas batangan 1 gram, Antam juga menawarkan berbagai pecahan lainnya. Pecahan 0,5 gram dijual seharga Rp973.000, sementara pecahan 2 gram dan 5 gram masing-masing dipatok pada harga Rp3.632.000 dan Rp9.005.000.
Bagi investor yang ingin berinvestasi dalam jumlah lebih besar, emas Antam juga tersedia dalam pecahan 10 gram hingga 1.000 gram.
Baca Juga: Tarif Impor AS Ancam Ekspor Tambang Indonesia
Pecahan 10 gram dijual seharga Rp17.955.000, sedangkan pecahan 1.000 gram dibanderol Rp1.786.600.000.
Kenaikan harga emas ini mendorong masyarakat untuk mempertimbangkan investasi emas sebagai salah satu instrumen lindung nilai.
Namun, calon investor disarankan untuk selalu memantau pergerakan harga dan mempertimbangkan kondisi pasar sebelum berinvestasi.