ekonomi-bisnis

OJK: Target Aset Perbankan dalam RPJMN 2025 Sangat Menantang, Ini Strateginya

Minggu, 30 Maret 2025 | 20:19 WIB
Gedung OJK. (foto/sandimerahputih.com)

IFA.id -- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengakui bahwa target pertumbuhan aset perbankan yang ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025 merupakan tantangan besar bagi industri perbankan nasional.

Untuk mencapai target tersebut, OJK telah merumuskan sejumlah strategi guna mendorong pertumbuhan sektor perbankan secara berkelanjutan.

Salah satu fokus utama OJK adalah penguatan permodalan bank melalui konsolidasi dan peningkatan modal inti.

Baca Juga: Bupati Badung Resmikan Jimbaran Culture Festival dan Lomba Ogoh-Ogoh 2025

Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas bank dalam menyalurkan kredit serta memperkuat daya saing di tingkat regional.

Selain itu, OJK mendorong digitalisasi layanan perbankan untuk meningkatkan efisiensi operasional dan memperluas jangkauan layanan kepada masyarakat.

Penerapan teknologi finansial diharapkan dapat mempercepat inklusi keuangan dan memenuhi kebutuhan nasabah yang semakin beragam.

Baca Juga: Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Segel Eiger Camp di Situ Lembang

OJK juga menekankan pentingnya penerapan manajemen risiko yang prudent dalam menghadapi dinamika perekonomian global.

Bank-bank diharapkan dapat memperkuat sistem pengelolaan risiko untuk menjaga stabilitas dan kesehatan industri perbankan nasional.

Melalui implementasi strategi-strategi tersebut, OJK optimis bahwa industri perbankan Indonesia mampu mencapai target aset yang ditetapkan dalam RPJMN 2025, sekaligus berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan.

Tags

Terkini

Ekonomi Syariah 5.0: Revolusi Halal di Era Digital

Kamis, 9 Oktober 2025 | 11:34 WIB