ekonomi-bisnis

Gaikindo Optimis Penjualan Kendaraan Baru Meningkat Didukung Momentum Lebaran

Senin, 17 Maret 2025 | 22:01 WIB
Pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2015 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD, Tangerang Selatan. (Foto/Gaikindo)

IFA.id -- Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) optimis penjualan kendaraan baru akan meningkat pada kuartal pertama 2025, meskipun kondisi ekonomi global dan domestik belum sepenuhnya stabil.

Sekretaris Umum Gaikindo, Kukuh Kumara, menyatakan bahwa data positif terbaru memberikan harapan bagi industri otomotif nasional. 

Pada Februari 2025, penjualan kendaraan baru mencapai lebih dari 70 ribu unit, meningkat signifikan dibandingkan Januari yang mencatat sekitar 61 ribu unit.

Baca Juga: Gaikindo Optimis Penjualan Kendaraan Baru Meningkat Didukung Momentum Lebaran

Selain itu, ekspor kendaraan Indonesia juga mengalami kenaikan sekitar 10 persen dibandingkan bulan sebelumnya dan menunjukkan perbaikan dibandingkan periode yang sama tahun lalu. 

Optimisme ini didukung oleh penentuan tanggal Lebaran yang jatuh pada akhir Maret dan awal April 2025.

Dengan jumlah hari kerja yang relatif panjang di bulan Maret, masyarakat memiliki kesempatan lebih untuk melakukan pembelian kendaraan sebelum libur panjang. Kukuh menilai situasi ini sebagai "blessing in disguise" bagi industri otomotif. 

Baca Juga: Prabowo Resmikan Pabrik Pemurnian Emas Freeport di KEK Gresik

Selain itu, insentif pajak kendaraan yang berlaku hingga April 2025 turut mendorong minat beli masyarakat.

Kebijakan pemerintah yang memberikan potongan pajak sebesar 3 persen untuk kendaraan hybrid sejak Januari 2025 juga diharapkan dapat memberikan angin segar bagi pasar otomotif yang tengah berusaha bangkit dari penurunan daya beli sejak tahun lalu. 

Dengan berbagai faktor pendukung tersebut, Gaikindo berharap tren positif ini dapat terus berlanjut, sehingga industri otomotif Indonesia dapat mencapai target penjualan yang diharapkan pada tahun 2025.

Tags

Terkini

Ekonomi Syariah 5.0: Revolusi Halal di Era Digital

Kamis, 9 Oktober 2025 | 11:34 WIB