IFA.id -- PT Blue Bird Tbk. (BIRD), perusahaan taksi terkemuka di Indonesia, menunjukkan kinerja keuangan yang solid hingga kuartal III 2024.
Perusahaan mencatatkan laba bersih sebesar Rp436,3 miliar, meningkat 21,06% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pendapatan BIRD juga mengalami kenaikan, mencapai Rp3,66 triliun pada kuartal III 2024, tumbuh 13% secara tahunan (year-on-year).
Pertumbuhan ini mencerminkan pemulihan dan peningkatan permintaan layanan transportasi setelah periode pandemi.
Baca Juga: Kartika Sari: 50 Tahun Konsisten Menyajikan Oleh-Oleh Khas Bandung
Seiring dengan kinerja positif ini, BIRD optimistis dapat mencapai pertumbuhan pendapatan double digit hingga akhir tahun 2024.
Proyeksi ini didukung oleh strategi perusahaan dalam meningkatkan layanan dan ekspansi armada, termasuk pengembangan mobil listrik.
Keluarga Purnomo Prawiro, pendiri Blue Bird, pernah masuk dalam daftar orang terkaya di Indonesia.
Pada tahun 2014, kekayaan keluarga ini ditaksir mencapai US$1,3 miliar atau sekitar Rp15,42 triliun.
Baca Juga: Polda Jogjakarta Siapkan Skema Antisipasi untuk 6 Juta Pemudik Lebaran
Mereka juga menduduki peringkat ke-45 sebagai keluarga paling kaya di Indonesia dengan harta kekayaan ditaksir mencapai US$640 juta atau setara Rp9,6 triliun.
Dengan kinerja keuangan yang positif dan proyeksi pertumbuhan yang optimis, BIRD berpotensi memberikan dividen kepada pemegang saham.
Hal ini sejalan dengan komitmen perusahaan untuk memberikan nilai tambah bagi investor dan menjaga kepercayaan publik terhadap layanan yang mereka tawarkan.
Artikel Terkait
Dishub Bali Tutup Pelabuhan Mulai 28 Maret Malam untuk Perayaan Nyepi
Sekda DI Yogyakarta Ingatkan ASN Tidak Gunakan Mobil Dinas untuk Mudik
Polda Jogjakarta Siapkan Skema Antisipasi untuk 6 Juta Pemudik Lebaran
Kartika Sari: 50 Tahun Konsisten Menyajikan Oleh-Oleh Khas Bandung
46 Lembaga Penyalur KUR 2025: Peluang Modal Usaha bagi UMKM