IFA.id -- Mixue Bingcheng, jaringan restoran asal China yang menjual es krim dan teh boba, telah melampaui McDonald's dalam jumlah gerai global, menjadikannya jaringan makanan terbesar di dunia.
Per September 2024, Mixue mengoperasikan lebih dari 45.000 gerai di seluruh dunia, sementara McDonald's memiliki sekitar 41.800 gerai.
Sebelumnya, Mixue juga telah melampaui Starbucks, yang memiliki sekitar 40.000 cabang di seluruh dunia.
Pertumbuhan pesat Mixue menunjukkan dominasi jaringan restoran asal Asia dalam industri makanan dan minuman global.
Baca Juga: 46 Lembaga Penyalur KUR 2025: Peluang Modal Usaha bagi UMKM
Mixue dikenal dengan produk es krim lembutnya yang terjangkau, dijual seharga 1 yuan (sekitar Rp2.200).
Strategi harga kompetitif ini telah membantu Mixue menarik pelanggan dari berbagai kalangan dan memperluas jangkauannya secara global.
Ekspansi Mixue tidak hanya terbatas di China, tetapi juga merambah ke pasar internasional, termasuk Asia Tenggara.
Baca Juga: Menilik Kekayaan Pemilik Blue Bird dan Proyeksi Kinerja Positif 2024
Di Indonesia, Mixue telah membuka lebih dari 2.600 gerai, menunjukkan popularitasnya yang terus meningkat di kawasan ini.
Pertumbuhan Mixue mencerminkan tren meningkatnya pengaruh merek-merek Asia dalam industri makanan dan minuman global, menantang dominasi merek-merek Barat yang telah lama bercokol.
Dengan strategi harga yang kompetitif dan produk yang sesuai dengan selera lokal, Mixue berhasil menarik pelanggan di berbagai negara.