IFA.id -- Heaven Lights, brand hijab fashion yang kini dikenal luas, berawal dari usaha sampingan kakak-beradik Jihan Malik dan Emma Malik pada 2013.
Mereka menghadapi kesulitan dalam mencari pakaian modest dengan harga terjangkau, sehingga memutuskan untuk merintis bisnis sendiri.
Bermula dari proses kurasi bahan di pasar hingga menangani pemasaran dan distribusi secara mandiri, Heaven Lights berkembang dengan konsistensi dan inovasi.
Pada tahun kedua, mereka mulai memproduksi sendiri produk hijabnya dalam skala kecil.
Berkat strategi bisnis yang matang, Heaven Lights semakin dikenal dan berhasil menembus pasar global.
Mereka sebelumnya tampil di Dubai Modest Fashion Week 2022 sebelum akhirnya lolos kurasi untuk berpartisipasi dalam New York Fashion Week (NYFW) 2023, dengan dukungan dari Tokopedia dan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di New York.
Keberhasilan Heaven Lights tidak terlepas dari visi dan strategi mereka dalam membangun brand.
Mereka tidak hanya berfokus pada produk, tetapi juga memperkuat branding melalui media sosial dan kampanye pemasaran yang menarik.
Baca Juga: Perjalanan Vanilla Hijab: Dari Modal Nekat hingga Menjadi Brand Hijab Populer
Meski sempat dipandang sebelah mata, mereka mampu membuktikan bahwa brand lokal bisa bersaing di panggung mode internasional.
Selain pencapaian di industri fashion, Heaven Lights juga menghadapi tantangan dalam menanggapi kritik dari pelanggan.
Mereka menjadikan kritik sebagai dorongan untuk terus berkembang dan berinovasi. Dengan semangat pantang menyerah, Heaven Lights menjadi inspirasi bagi brand lokal lainnya untuk berani bermimpi dan menembus pasar global.