IFA.id -- Es teh telah menjadi minuman favorit masyarakat dari berbagai kalangan dan lebih banyak dikonsumsi dibanding kopi. Hal ini menjadikannya sebagai peluang bisnis jangka panjang yang potensial.
Salah satu pelaku usaha yang sukses memanfaatkan peluang ini adalah Haidhar Wurjanto, pemuda asal Bogor yang mengembangkan Es Teh Indonesia dengan konsep "Tea To Go".
Inovasi dan branding kekinian yang ia terapkan membawa bisnisnya meraih omzet hingga Rp 150 juta per bulan.
Baca Juga: PT Madukoro Lestari Salurkan Bantuan Sembako untuk 100 Keluarga Terdampak Banjir di Pelalawan
Haidhar memulai bisnis ini dari ide sederhana: memodifikasi es teh dengan berbagai varian rasa dan tampilan modern.
Berkat strategi branding yang kuat dan pemasaran digital, khususnya melalui TikTok, Es Teh Indonesia viral dan berkembang pesat.
Melalui sistem franchise, bisnisnya kini memiliki lebih dari 250 outlet di berbagai daerah, dengan total omzet mencapai Rp 25-37 miliar per bulan.
Baca Juga: Presiden Prabowo Lantik Bupati dan Wakil Bupati Simalungun Peripde 2025-2030
Kesuksesan ini tidak diraih dengan mudah, melainkan melalui kerja keras dan pengalaman bisnis sejak SMA.
Dari kisah Haidhar, terbukti bahwa ide sederhana bisa berkembang menjadi bisnis besar jika dikelola dengan inovasi, strategi branding yang tepat, dan pemasaran digital yang efektif.
Artikel Terkait
Polisi Tangkap Pengamen yang Palak dan Aniaya Pengemis di Weleri, Motif Perebutan Lokasi
Dinas Lingkungan Hidup Kotabaru Gelar Tausiah Ramadan, Ingatkan Pentingnya Ibadah dan Amal Shalih
PT SAU Salurkan Sembako untuk Warga Terdampak Banjir di Kabupaten Pelalawan
Presiden Prabowo Lantik Bupati dan Wakil Bupati Simalungun Peripde 2025-2030
PT Madukoro Lestari Salurkan Bantuan Sembako untuk 100 Keluarga Terdampak Banjir di Pelalawan