ekonomi-bisnis

Dari Pakaian Polos ke Ratusan Gerai: Perjalanan Hera Mulyantara Membangun 3Second

Senin, 3 Maret 2025 | 21:48 WIB
Fashion show 3Second x Danjyo Hiyoji di JF3 2022 (foto/instagram@jf3_info)

IFA.id -- Hera Mulyantara memulai usahanya di industri fesyen dengan memproduksi pakaian polos tanpa merek yang didistribusikan ke berbagai pusat perbelanjaan, termasuk di Jakarta dan kota-kota lainnya.

Pada 1996, ia mendapatkan saran dari seorang pengelola mal untuk membangun brand sendiri, mengingat kualitas produknya yang sudah baik dari segi desain, bahan, dan jahitan.

Terinspirasi oleh konsep bahwa pelanggan hanya butuh tiga detik untuk tertarik pada suatu produk, Hera pun mendirikan 3Second.

Baca Juga: Muhammad Sadad: Dari Batik hingga Erigo, Kisah Sukses Brand Streetwear Lokal

Seiring dengan pertumbuhan bisnisnya, ia memperluas lini produk dengan meluncurkan merek lain seperti Greenlight, Moutley, Famo, dan FMC Speed Supply.

Untuk memperkuat kehadiran di pasar, ia juga mengadopsi konsep family store, menciptakan gerai yang tidak hanya menjadi tempat belanja tetapi juga destinasi rekreasi keluarga.

Dengan meningkatnya permintaan, ia mendirikan Biensi Fesyenindo, perusahaan yang menaungi kelima mereknya.

Baca Juga: Dari Kebangkrutan hingga Sukses, Perjalanan Lapis Bogor Sangkuriang

Biensi kini mengelola lebih dari 365 titik distribusi di seluruh Indonesia dan telah memperluas bisnis ke sektor lain, termasuk The Parlor Cafe, Hanna Hijab, dan Biensi Workshop.

Saat ini, 3Second telah memiliki sekitar 200 outlet di seluruh negeri, menjadikannya salah satu merek fesyen lokal terbesar di Indonesia.

Tags

Terkini

Ekonomi Syariah 5.0: Revolusi Halal di Era Digital

Kamis, 9 Oktober 2025 | 11:34 WIB