IFA.id -- Perjalanan bisnis Lapis Bogor Sangkuriang dimulai dari jatuh-bangun yang dialami pasangan Anggara Jati dan Rizka Wahyu Romadhona.
Awalnya, mereka mengelola bisnis bakso yang akhirnya gagal karena kurangnya fokus dan kesalahan manajemen.
Dari keterpurukan itu, mereka menemukan peluang di industri oleh-oleh khas Bogor.
Baca Juga: Kisah Sukses Brownies Amanda: Dari Dapur Rumahan hingga 100 Gerai di Seluruh Indonesia
Dengan modal Rp500.000 dan peralatan pinjaman, Rizka mencoba membuat lapis talas, yang kala itu belum banyak tersedia di Bogor.
Produk mereka mendapat sambutan baik dari tetangga hingga berkembang ke toko kecil dan akhirnya menjadi bisnis besar.
Kesuksesan mereka tak lepas dari kolaborasi dengan pemerintah daerah, media, serta partisipasi dalam berbagai program pengembangan UMKM.
Baca Juga: Haji Syamsalis dan Sukses Sabana Fried Chicken: Bisnis Ayam Goreng Halal Berkembang Pesat
Kini, PT Agrinesia Raya, perusahaan yang mereka bangun, menaungi berbagai merek oleh-oleh di kota wisata Indonesia, termasuk Bolu Susu Lembang, Bakpia Kukus Tugu Jogja, dan Lapis Kukus Pahlawan Surabaya.
Dengan empat pabrik besar dan lebih dari 1.300 karyawan, mereka membuktikan bahwa kegagalan bisa menjadi pijakan menuju kesuksesan.
Artikel Terkait
Najla Bisyir, Pelopor Dessert Box: Perjalanan dari Dapur Rumah hingga Sukses dengan Bittersweet by Najla
Mentan Amran: Harga Cabai Naik di Awal Ramadan, Beras Turun, Stok Pangan Stabil
Dari Cleaning Service hingga Pengusaha Sukses: Perjalanan Nurul Atik Membangun Rocket Chicken
Haji Syamsalis dan Sukses Sabana Fried Chicken: Bisnis Ayam Goreng Halal Berkembang Pesat
Kisah Sukses Brownies Amanda: Dari Dapur Rumahan hingga 100 Gerai di Seluruh Indonesia