IFA.id -- Bagi pencinta fashion kasual dan streetwear, nama Erigo tentu sudah tidak asing. Di balik kesuksesan brand lokal ini, ada sosok Muhammad Sadad, pria asal Aceh yang membangun bisnisnya dari nol lebih dari satu dekade lalu.
Sadad memulai perjalanan bisnisnya pada tahun 2011 dengan nama Selected & Co, awalnya menjual batik yang ia dapat dari Tanah Abang.
Ia melihat peluang dari tren pemakaian batik di hari tertentu, tetapi tren tersebut tidak bertahan lama.
Seiring meredupnya pasar batik, ia pun beralih ke pakaian kasual dan mengganti nama bisnisnya menjadi Erigo, terinspirasi dari salah satu produknya di brand lama.
Baca Juga: Dari Kebangkrutan hingga Sukses, Perjalanan Lapis Bogor Sangkuriang
Kata "Erigo" sendiri berasal dari bahasa Latin yang berarti menstimulasi, memperbaiki, dan membangun.
Perjalanan membangun Erigo tidaklah mudah. Dengan keterbatasan modal, Sadad mengandalkan jaringan pertemanan untuk mempromosikan produknya.
Ia mengirim pakaian ke temannya di Bali untuk difoto dan bahkan mengikuti berbagai pameran, termasuk di Karawang.
Demi berhemat, ia rela menginap di masjid dan mandi di pom bensin. Namun, ketekunannya membuahkan hasil. Kini, Erigo telah memiliki pabrik dan gudang seluas 5 hektare di Karawang.
Baca Juga: Kisah Sukses Brownies Amanda: Dari Dapur Rumahan hingga 100 Gerai di Seluruh Indonesia
Menurut Sadad, ada tiga kunci sukses dalam membangun bisnis: inspirasi, konsistensi, dan keberuntungan.
Inspirasi utamanya adalah keluarganya, terutama sang istri yang saat itu sedang hamil.
Selain itu, ia selalu konsisten dalam membuat konten promosi dan memanfaatkan media sosial untuk membangun brand awareness.
Di masa awal Erigo, algoritma media sosial belum secanggih sekarang, sehingga konten yang banyak bisa langsung meningkatkan popularitas mereknya.
Artikel Terkait
Mentan Amran: Harga Cabai Naik di Awal Ramadan, Beras Turun, Stok Pangan Stabil
Dari Cleaning Service hingga Pengusaha Sukses: Perjalanan Nurul Atik Membangun Rocket Chicken
Haji Syamsalis dan Sukses Sabana Fried Chicken: Bisnis Ayam Goreng Halal Berkembang Pesat
Kisah Sukses Brownies Amanda: Dari Dapur Rumahan hingga 100 Gerai di Seluruh Indonesia
Dari Kebangkrutan hingga Sukses, Perjalanan Lapis Bogor Sangkuriang