Kamis, 4 Juni 2026

Muhammad Sadad: Dari Batik hingga Erigo, Kisah Sukses Brand Streetwear Lokal

- Senin, 3 Maret 2025 | 21:38 WIB
Muhammad Sadad, pemilik Erigo (foto/instagram@sadadd)
Muhammad Sadad, pemilik Erigo (foto/instagram@sadadd)

IFA.id -- Bagi pencinta fashion kasual dan streetwear, nama Erigo tentu sudah tidak asing. Di balik kesuksesan brand lokal ini, ada sosok Muhammad Sadad, pria asal Aceh yang membangun bisnisnya dari nol lebih dari satu dekade lalu.

Sadad memulai perjalanan bisnisnya pada tahun 2011 dengan nama Selected & Co, awalnya menjual batik yang ia dapat dari Tanah Abang.

Ia melihat peluang dari tren pemakaian batik di hari tertentu, tetapi tren tersebut tidak bertahan lama.

Seiring meredupnya pasar batik, ia pun beralih ke pakaian kasual dan mengganti nama bisnisnya menjadi Erigo, terinspirasi dari salah satu produknya di brand lama.

Baca Juga: Dari Kebangkrutan hingga Sukses, Perjalanan Lapis Bogor Sangkuriang

Kata "Erigo" sendiri berasal dari bahasa Latin yang berarti menstimulasi, memperbaiki, dan membangun.

Perjalanan membangun Erigo tidaklah mudah. Dengan keterbatasan modal, Sadad mengandalkan jaringan pertemanan untuk mempromosikan produknya.

Ia mengirim pakaian ke temannya di Bali untuk difoto dan bahkan mengikuti berbagai pameran, termasuk di Karawang.

Demi berhemat, ia rela menginap di masjid dan mandi di pom bensin. Namun, ketekunannya membuahkan hasil. Kini, Erigo telah memiliki pabrik dan gudang seluas 5 hektare di Karawang.

Baca Juga: Kisah Sukses Brownies Amanda: Dari Dapur Rumahan hingga 100 Gerai di Seluruh Indonesia

Menurut Sadad, ada tiga kunci sukses dalam membangun bisnis: inspirasi, konsistensi, dan keberuntungan.

Inspirasi utamanya adalah keluarganya, terutama sang istri yang saat itu sedang hamil.

Selain itu, ia selalu konsisten dalam membuat konten promosi dan memanfaatkan media sosial untuk membangun brand awareness.

Di masa awal Erigo, algoritma media sosial belum secanggih sekarang, sehingga konten yang banyak bisa langsung meningkatkan popularitas mereknya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Shinta Sukmawati Khiran

Sumber: bisnis.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ekonomi Syariah 5.0: Revolusi Halal di Era Digital

Kamis, 9 Oktober 2025 | 11:34 WIB

Terpopuler

X