Baca Juga: Kisah Hijrah dan Perjuangan Keny Handriyanto dalam Membangun Kedai Ramah Djiwa
Oleh karena itu, ia terlibat langsung dalam proses kerja hingga bisa memberikan standar pelayanan terbaik.
Setiap pelanggan harus dilayani dalam waktu maksimal sepuluh menit, sehingga efisiensi menjadi prioritas utama.
Di balik kesuksesannya, ia juga pernah mengalami kerugian besar, termasuk kehilangan modal sepuluh juta akibat bisnis online yang gagal.
Namun, kegagalan itu menjadi pelajaran berharga untuk lebih berhati-hati dalam mengelola keuangan.
Baca Juga: Bangkit dari Kegagalan, Khatarine Paula Sukses Kembangkan Ayam Suwer Cap Sayang
Sejak kuliah, ia sudah terbiasa hidup hemat dan kreatif dalam memenuhi kebutuhannya.
Dengan modal terbatas, ia mulai membangun usaha secara perlahan hingga akhirnya bisa berkembang.
Baginya, keberhasilan bukan hanya soal memiliki modal besar, tetapi juga tentang bagaimana memanfaatkan peluang, beradaptasi dengan perubahan, dan terus belajar dari setiap kegagalan.