Kamis, 4 Juni 2026

Apple Kehilangan Eksekutif AI Utama ke Meta, Persaingan Kecerdasan Buatan Makin Memanas

photo author
Alamanda K, Ifa.id
- Selasa, 8 Juli 2025 | 13:27 WIB
Apple.inc (Foto/Linkedin)
Apple.inc (Foto/Linkedin)

Baca Juga: Telkomsel Menorehkan Empat Penghargaan di TM Forum's Innovation Awards 2025

Apple dilaporkan mempertimbangkan untuk beralih menggunakan teknologi pihak ketiga, seperti OpenAI atau Anthropic, untuk meningkatkan kinerja Siri.

Ini menunjukkan ketidakmampuan Apple untuk mengembangkan teknologi AI generatif mereka sendiri dengan cepat.

Untuk mengatasi kekosongan yang ditinggalkan Pang, Apple merombak struktur kepemimpinan tim AI, dengan Craig Federighi, software chief, dan Mike Rockwell, Vision Pro, kini mengawasi langsung perkembangan teknologi AI mereka.

Namun, meski telah melakukan restrukturisasi, keberangkatan Pang memicu kekhawatiran adanya eksodus talenta lain dari tim AI Apple, yang semakin tertekan untuk mengejar ketertinggalan dengan fitur-fitur canggih dari pesaing.

Baca Juga: Cadangan Devisa RI Naik Tipis ke US2,6 Miliar per Juni 2025, Stabilitas Ekonomi Terjaga di Tengah Tantangan Global

Dengan persaingan ketat di sektor AI, Meta, Google, OpenAI, dan Microsoft berlomba-lomba memperkuat tim AI mereka dengan merekrut insinyur terbaik dan berinvestasi pada pengembangan model superintelligence.

Meta kini mengandalkan strategi pengambilan talenta terbaik untuk memastikan mereka dapat memimpin dalam pengembangan teknologi AI yang canggih dan integrasi AI ke berbagai platform seperti WhatsApp dan Instagram.

Sementara itu, Apple berfokus pada restrukturisasi internal dan mencari cara agar tetap relevan di tengah perlombaan global dalam inovasi AI.

Mereka menyadari pentingnya kolaborasi eksternal untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam pengembangan AI.

Baca Juga: Gelombang Panas Ekstrem 2025: Dampak Terhadap Ekonomi Global dan Lonjakan Inflasi

Perusahaan seperti Google dan OpenAI juga tidak tinggal diam, mereka terus berinvestasi besar-besaran dan merekrut talenta terbaik untuk memperkuat tim mereka dalam pengembangan AI.

Sementara itu, Meta berusaha memanfaatkan momentum dengan memperluas ekosistem AI mereka, dengan harapan dapat mendominasi pasar AI dalam beberapa tahun ke depan.

Kepergian Pang ke Meta memperlihatkan betapa sengitnya persaingan di sektor teknologi AI, di mana perusahaan-perusahaan besar berlomba untuk merebutkan posisi terdepan dalam pengembangan superintelligence dan model AI canggih.

Dengan langkah-langkah strategis yang diambil oleh Meta dan perusahaan lainnya, persaingan di dunia AI dipastikan akan semakin ketat, dan Apple akan perlu beradaptasi cepat untuk tetap bersaing dalam industri ini.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

Ekonomi Syariah 5.0: Revolusi Halal di Era Digital

Kamis, 9 Oktober 2025 | 11:34 WIB

Terpopuler

X