IFA.id -- Pada 18 Maret 2025, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan tajam hingga 6%, menyebabkan Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham (trading halt).
Menanggapi situasi ini, Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto akan segera bertemu dengan para investor pasar modal.
Baca Juga: Hino Motors, Anak Usaha Toyota, Didenda US,6 Miliar atas Skema Penipuan Emisi di AS
Pertemuan ini bertujuan untuk meredakan kekhawatiran pasar dan menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi.
Luhut menyatakan bahwa jadwal pertemuan tersebut sedang diatur oleh Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya. Namun, waktu dan tempat pertemuan belum ditentukan.
Luhut juga menekankan bahwa penurunan harga saham bisa terjadi di negara manapun. Ia optimistis pasar akan segera pulih dan pemerintah akan terus memantau situasi dengan cermat.
Selain itu, Presiden Prabowo berkomitmen untuk berhati-hati dalam menjaga disiplin fiskal dan memastikan kebijakan ekonomi diperhitungkan dengan baik.
Langkah Presiden Prabowo untuk bertemu dengan investor diharapkan dapat mengembalikan kepercayaan pasar dan menstabilkan kondisi pasar modal Indonesia pasca anjloknya IHSG.
Artikel Terkait
Pemkab Garut Pastikan Ketersediaan dan Stabilitas Harga Barang di Pasar Malangbong Menjelang Ramadan
Kebijakan Bank Indonesia Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Peran Aktif Pemerintah Daerah
Lelang Surat Utang Negara Raih Penawaran Rp61,75 Triliun, Tunjukkan Kepercayaan Investor di Tengah Gejolak Pasar Saham
Adab dalam Berkomentar di Media Sosial Menurut Islam: Jangan Asal Ketik!
Hino Motors, Anak Usaha Toyota, Didenda US$1,6 Miliar atas Skema Penipuan Emisi di AS