Kamis, 4 Juni 2026

Utang Luar Negeri Indonesia Meningkat, Sektor Industri Pengolahan Dominasi Penggunaan

- Senin, 17 Maret 2025 | 22:00 WIB
Ilustrasi uang rupiah. (Foto/Canva)
Ilustrasi uang rupiah. (Foto/Canva)

IFA.id -- Bank Indonesia melaporkan bahwa posisi utang luar negeri (ULN) Indonesia pada Januari 2025 mencapai US$427,5 miliar, meningkat 5,1% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Peningkatan ini terutama disebabkan oleh kenaikan ULN sektor publik, termasuk pemerintah dan bank sentral. 

ULN pemerintah tercatat sebesar US$204,8 miliar pada Januari 2025, tumbuh 5,3% year-on-year.

Peningkatan ini terkait dengan aliran masuk modal asing ke Surat Berharga Negara (SBN) internasional, mencerminkan kepercayaan investor terhadap prospek ekonomi Indonesia. 

Baca Juga: Gaikindo Optimis Penjualan Kendaraan Baru Meningkat Didukung Momentum Lebaran

Penggunaan ULN pemerintah difokuskan pada sektor-sektor prioritas, antara lain:

  • Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial: 22,6%

  • Administrasi Pemerintah, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib: 17,8%

  • Jasa Pendidikan: 16,6%

  • Konstruksi: 12,1%

  • Jasa Keuangan dan Asuransi: 8,2%

Baca Juga: Prabowo Resmikan Pabrik Pemurnian Emas Freeport di KEK Gresik

Sementara itu, ULN swasta menurun 1,7% year-on-year, mencapai US$194,4 miliar pada Januari 2025. Penurunan ini terutama terjadi pada lembaga keuangan yang mengalami kontraksi 2,3%.

Sektor-sektor ekonomi dengan porsi ULN swasta terbesar meliputi:

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Shinta Sukmawati Khiran

Sumber: bisnis.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ekonomi Syariah 5.0: Revolusi Halal di Era Digital

Kamis, 9 Oktober 2025 | 11:34 WIB

Terpopuler

X