Kamis, 4 Juni 2026

Presiden Prabowo Tekankan Pendidikan sebagai Prioritas Utama dalam APBN 2025

- Jumat, 14 Maret 2025 | 16:19 WIB
Presiden RI Prabowo Subianto. (Foto/Direktoran Guru Dikdas)
Presiden RI Prabowo Subianto. (Foto/Direktoran Guru Dikdas)

IFA.id -- Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintahannya untuk menjadikan pendidikan sebagai prioritas utama dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025.

Hal ini diwujudkan dengan alokasi anggaran terbesar sepanjang sejarah Indonesia untuk sektor pendidikan.

Dalam pidatonya pada Puncak Peringatan Hari Guru Nasional di Jakarta International Velodrome, Presiden Prabowo menyatakan keyakinannya bahwa melalui pendidikan dan pelayanan kesehatan, Indonesia dapat mengatasi kemiskinan.

Beliau menekankan bahwa alokasi terbesar dalam APBN adalah untuk pendidikan, menunjukkan betapa pentingnya sektor ini bagi masa depan bangsa. 

Baca Juga: Pemprov DKI Jakarta Targetkan Sterilisasi 21.000 Kucing untuk Kendalikan Populasi dan Pertahankan Status Bebas Rabies

Selain itu, Presiden Prabowo menekankan perlunya efisiensi dalam pengeluaran pemerintah di tengah tantangan ekonomi global.

Beliau mendorong pengurangan pengeluaran yang tidak esensial dan menekankan pentingnya penggunaan sumber daya secara produktif.

Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa anggaran yang dialokasikan dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. 

Pemerintah juga merencanakan program-program kunci seperti penyediaan makanan sekolah gratis untuk siswa.

Baca Juga: Empat Pelabuhan di Lampung Selatan Disiagakan untuk Arus Mudik Lebaran 2025

Program ini bertujuan meningkatkan gizi dan konsentrasi belajar siswa, sehingga dapat mendukung peningkatan kualitas pendidikan secara keseluruhan.

Alokasi anggaran untuk program ini mencapai 71 triliun rupiah, menunjukkan keseriusan pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan generasi muda. 

Dengan alokasi anggaran yang signifikan dan fokus pada efisiensi pengeluaran, pemerintah berharap dapat mencapai pertumbuhan ekonomi hingga 8% selama masa jabatan Presiden Prabowo.

Investasi pada sektor pendidikan dan kesehatan diharapkan dapat menjadi jalan keluar dari kemiskinan dan mendorong Indonesia menuju masa depan yang lebih cerah. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Shinta Sukmawati Khiran

Sumber: beritadaerah.co.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ekonomi Syariah 5.0: Revolusi Halal di Era Digital

Kamis, 9 Oktober 2025 | 11:34 WIB

Terpopuler

X