IFA.id -- MK Farm, peternakan kambing perah yang terletak di Kelurahan Purworejo, Kecamatan Gemolong, Sragen, telah berhasil memproduksi hingga 1.200 liter susu kambing setiap minggu.
Berawal sebagai peternakan domba sejak didirikan pada 2011, MK Farm mulai beralih ke usaha kambing perah pada tahun 2016.
Dengan populasi indukan mencapai 100 ekor, peternakan ini mampu menghasilkan sekitar 50 liter susu per hari.
Baca Juga: Dua Ruas Tol Trans-Sumatera Siap Diresmikan Buat Mudik Lebaran 2025
Sebagian besar kambing yang dibudidayakan merupakan jenis Sapera, yang dikenal memiliki produktivitas tinggi dengan produksi susu berkisar antara 1,5 hingga 3 liter per ekor setiap harinya.
Susu yang dihasilkan dijual dengan harga Rp30.000 per liter untuk pasar retail, sementara untuk kebutuhan industri atau pabrik, harganya berkisar antara Rp17.000 hingga Rp19.000 per liter.
Selain mengandalkan produksi susu, MK Farm juga menerapkan sistem breeding, yang memungkinkan mereka meraih keuntungan tambahan dari penjualan anakan kambing.
Baca Juga: Percepatan Penyelesaian Bendungan Meninting untuk Ketahanan Pangan NTB
Dalam operasionalnya, MK Farm menerapkan teknologi USG secara rutin guna memastikan kesehatan dan efisiensi reproduksi kambing-kambing mereka.
Selain itu, peternakan ini juga berperan dalam pemberdayaan masyarakat sekitar melalui kelompok ternak KTT Jaya.
Kelompok ini kini mampu menyuplai ratusan liter susu kambing per minggu. Kesuksesan program ini bahkan telah membantu salah satu peternak mitra untuk membeli sepeda motor dari hasil beternak kambing perah, menunjukkan potensi besar dalam usaha ini.
Artikel Terkait
Wakil Wali Kota Banjarmasin Menutup TPS Sampah Ilegal
Greenpeace Indonesia Desak Kepala Daerah Jabodetabek Atasi Lima Isu Krisis Iklim
Makanan Sunnah untuk Berbuka Puasa Rahasia Berbuka Ala Rasulullah SAW
Percepatan Penyelesaian Bendungan Meninting untuk Ketahanan Pangan NTB
Dua Ruas Tol Trans-Sumatera Siap Diresmikan Buat Mudik Lebaran 2025