tafaquh

Dari Reality Show ke Realitas Santri: Membedah Framing Pesantren di Trans7

Sabtu, 18 Oktober 2025 | 14:22 WIB
Dari layar kaca ke dunia nyata begitulah perjalanan pesantren dalam bingkai media. Di balik sorotan kamera, ada keseharian santri yang penuh adab, ilmu, dan ketulusan. Reality show boleh menghibur, tapi realitas santri selalu menginspirasi.

Artinya:
Ya Allah, jadikanlah seluruh amal kami tulus hanya untuk-Mu. Jangan biarkan ada niat selain-Mu, dan berkahilah setiap karya yang kami sebarkan dalam kebaikan.

Baca Juga: Menahan yang Tak Perlu: Cara Puasa Sunnah Menjernihkan Hati dan Pikiran

Doa ini sering dibaca di pesantren ketika santri diminta berdakwah lewat media, agar apa yang ditampilkan tetap membawa keberkahan, bukan sekadar popularitas.

Televisi bisa menampilkan pesantren dengan indah, tapi hanya hati yang beradab yang bisa memahaminya dengan benar. Kamera mampu merekam gerak, tapi tak mampu menangkap niat.
Karena itu, peran media bukan sekadar memperlihatkan dunia pesantren, tapi memuliakannya.

IFA.id mengajak media, produser, dan masyarakat untuk lebih peka. Jangan biarkan pesantren hanya dikenal lewat tayangan lucu atau mistis. Kenali ia sebagai benteng adab, tempat ilmu dijaga dengan doa, dan guru dihormati seperti orang tua.

Baca Juga: Larangan Santri Keluar Tanpa Izin: Bentuk Pengendalian Diri yang Mulia

Halaman:

Tags

Terkini

Keajaiban Sabar dalam Hidup Muslim

Sabtu, 29 November 2025 | 20:47 WIB

Mengapa Sabar Membuka Jalan Kelapangan?

Sabtu, 29 November 2025 | 20:47 WIB

Sabar: Ujian Berat, Pahala Tanpa Batas

Sabtu, 29 November 2025 | 20:46 WIB

Dampak Sabar pada Ketenangan Jiwa

Sabtu, 29 November 2025 | 20:46 WIB

Sabar, Perisai dari Ujian Hidup

Sabtu, 29 November 2025 | 20:46 WIB

Sabar dan Kekuatan Mental Mukmin

Sabtu, 29 November 2025 | 20:46 WIB