tafaquh

Mengapa Sholat Efektif Meredakan Stress Modern?

Kamis, 4 September 2025 | 14:09 WIB
Solat meredakan stres (Foto/Ilustrasi)

IFA.id – Pernah ada hari ketika pikiran terasa penuh, dada sesak, dan hati gelisah tanpa sebab? Dunia modern memang membuat manusia rentan stres: pekerjaan menumpuk, biaya hidup naik, hingga derasnya notifikasi digital. Namun, di balik semua itu, umat Islam memiliki terapi alami yang telah diwariskan ribuan tahun: sholat.

Baca Juga: Pandangan Islam Tentang Hukum Gambar dan Patung: Dalil, Pendapat Ulama, serta Penerapannya di Era Modern

Stres sering muncul karena manusia terus berlari tanpa jeda. Sholat menghadirkan momen hening, lima kali sehari, yang memberi ruang untuk bernapas dan menenangkan diri.
Dalam penelitian Journal of Religion and Health (2020), praktik ibadah rutin seperti sholat terbukti menurunkan hormon kortisol (penyebab stres) dan meningkatkan ketahanan mental.

Baca Juga: Pentingnya Menjaga Lisan dalam Islam: Menghindari Ghibah, Fitnah, dan Perkataan Sia-Sia untuk Meraih Keberkahan dalam Kehidupan

Gerakan sujud menjadi titik paling menenangkan dalam sholat. Saat dahi menempel ke tanah, tubuh berada dalam posisi yang merangsang sistem saraf parasimpatik, yakni bagian tubuh yang bertugas meredakan stres.

Baca Juga: Pentingnya Menjaga Lisan dalam Islam: Menghindari Ghibah, Fitnah, dan Perkataan Sia-Sia untuk Meraih Keberkahan dalam Kehidupan

Psikolog Muslim, dr. Andini Putri, menjelaskan kepada IFA.id: “Sujud membuat manusia merasa aman. Ada pelepasan ego, yang justru membawa ketenangan luar biasa.” Di banyak negara, meditasi dan yoga dipromosikan sebagai cara meredakan stres.

Baca Juga: Panduan Lengkap Adab Bertamu dan Menerima Tamu: Etika, Tata Krama, dan Nilai-Nilai Keharmonisan dalam Interaksi Sosial

Namun, penelitian dari International Journal of Social Psychiatry (2019) menyebutkan bahwa Muslim yang rutin sholat lima waktu menunjukkan tingkat kecemasan lebih rendah dibanding yang tidak konsisten.Ini membuktikan bahwa sholat bisa menjadi terapi alternatif yang alami, tanpa biaya, dan menyentuh aspek spiritual sekaligus medis.

Baca Juga: Keutamaan Qiyamul Lail: Keistimewaan, Manfaat, dan Panduan Melaksanakannya untuk Mendekatkan Diri kepada Allah SWT

IFA.id mencatat kisah seorang karyawan muda di Jakarta yang hampir burnout karena tekanan kerja. Ia bercerita, “Setiap kali salat Dzuhur di kantor, saya merasa seperti menekan tombol restart. Pikiran yang semula kacau menjadi lebih ringan.”

Baca Juga: Panduan Lengkap Mendidik Generasi Qur'ani: Membangun Karakter Islami Berlandaskan Al-Qur'an dan Sunnah dalam Kehidupan Sehari-hari

Generasi Z sering disebut generasi paling cemas dalam sejarah. Survei American Psychological Association (2022) menyebutkan bahwa 91% anak muda mengaku mengalami stres karena media sosial.Di Indonesia, tren ini juga terlihat. Namun, semakin banyak anak muda menemukan bahwa sholat memberi ketenangan yang tak bisa digantikan hiburan digital.

Baca Juga: Hukum Santet, Sihir, dan Ilmu Hitam dalam Islam: Dalil, Dampak, serta Hukuman bagi Pelaku Menurut Al-Qur'an dan Hadis

Halaman:

Tags

Terkini

Keajaiban Sabar dalam Hidup Muslim

Sabtu, 29 November 2025 | 20:47 WIB

Mengapa Sabar Membuka Jalan Kelapangan?

Sabtu, 29 November 2025 | 20:47 WIB

Sabar: Ujian Berat, Pahala Tanpa Batas

Sabtu, 29 November 2025 | 20:46 WIB

Dampak Sabar pada Ketenangan Jiwa

Sabtu, 29 November 2025 | 20:46 WIB

Sabar, Perisai dari Ujian Hidup

Sabtu, 29 November 2025 | 20:46 WIB

Sabar dan Kekuatan Mental Mukmin

Sabtu, 29 November 2025 | 20:46 WIB