Kamis, 4 Juni 2026

Pesantren Putra dan Putri: Apakah Syaratnya Sama?

- Rabu, 22 Oktober 2025 | 11:18 WIB
Suasana belajar di pesantren putri — disiplin, hangat, dan sarat nilai adab. Dunia pesantren membentuk generasi tangguh, baik bagi putra maupun putri. (Foto/Ilustrasi)
Suasana belajar di pesantren putri — disiplin, hangat, dan sarat nilai adab. Dunia pesantren membentuk generasi tangguh, baik bagi putra maupun putri. (Foto/Ilustrasi)

Sebaliknya, pesantren putri sering menekankan keterampilan rumah tangga, tata boga, tata busana, dan kegiatan sosial seperti mengajar anak-anak sekitar atau bakti masyarakat.

Meski terdengar klasik, kegiatan ini justru menjadi modal besar untuk melahirkan perempuan tangguh, kreatif, dan adaptif.

Beberapa pesantren modern seperti Pesantren Daarut Tauhiid Bandung dan Pesantren Madani Balikpapan bahkan sudah menggabungkan dua pendekatan itu.

Baca Juga: Pesantren dan Moderasi Beragama: Menyemai Damai dari Lingkungan Ngaji

Santri putri diajarkan digital marketing dan public speaking, sementara santri putra belajar manajemen event dan komunikasi publik bukti bahwa dunia pesantren terus berkembang.

5. Keamanan dan Pengawasan: Fokus Utama untuk Santri Putri

Salah satu perbedaan paling menonjol terletak pada standar keamanan dan pengawasan.
Pesantren putri cenderung memiliki peraturan lebih ketat, seperti:

  • Jam malam lebih awal (biasanya pukul 21.00).

  • Pengawasan ustadzah selama 24 jam di area asrama.

  • Kunjungan keluarga hanya di hari tertentu dan harus melalui izin tertulis.

  • Tidak diperbolehkan membawa alat komunikasi selama masa adaptasi.

IFA.id menemukan bahwa aturan ini sering disalahpahami sebagai bentuk “pembatasan”, padahal tujuannya menjaga fokus belajar dan kenyamanan lingkungan.

Baca Juga: Perempuan Santri: Kiprah, Tantangan, dan Citra Baru di Dunia Pendidikan Islam

Sebaliknya, pesantren putra umumnya memberi sedikit kelonggaran waktu dan aktivitas luar, karena aspek kemandirian dan tanggung jawab menjadi penilaian utama.

6. Syarat Spiritual dan Niat: Tak Bisa Ditawar

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Keajaiban Sabar dalam Hidup Muslim

Sabtu, 29 November 2025 | 20:47 WIB

Mengapa Sabar Membuka Jalan Kelapangan?

Sabtu, 29 November 2025 | 20:47 WIB

Sabar: Ujian Berat, Pahala Tanpa Batas

Sabtu, 29 November 2025 | 20:46 WIB

Dampak Sabar pada Ketenangan Jiwa

Sabtu, 29 November 2025 | 20:46 WIB

Sabar, Perisai dari Ujian Hidup

Sabtu, 29 November 2025 | 20:46 WIB

Sabar dan Kekuatan Mental Mukmin

Sabtu, 29 November 2025 | 20:46 WIB

Terpopuler

X