IFA.id merangkum, pesantren bukan sekadar lembaga pendidikan. Ia adalah napas moral bangsa. Ketika dunia berubah cepat, pesantren tetap menjadi jangkar: menyeimbangkan iman dan ilmu, adab dan akses, kitab dan klik.
Baca Juga: Demo dalam Pandangan Ulama: Ketika Amar Ma’ruf Harus Tetap Beradab
Artikel Terkait
Santri Bergerak, Indonesia Bermartabat: Semangat Baru di Hari Santri 2025
Dari Pagi yang Berkah di Pesantren: Cahaya Santri Menyapa Negeri
Lantunan Shalawat dan Doa Bersatu: Merayakan Hari Santri dengan Kedamaian
Santri Turun ke Jalan: Antara Amar Ma’ruf Nahi Munkar dan Batas Adab Islami