IFA.id - Pernah ada seseorang yang hidupnya terasa berat. Usaha sepi, hati gelisah, rezeki terasa tersendat. Hingga suatu pagi, ia mencoba hal sederhana berwudhu, lalu menunaikan sholat dhuha.
Tak lama setelah itu, banyak hal kecil berubah. Hatinya lebih tenang, pikirannya jernih, dan rezeki datang dari arah tak terduga.
IFA.id mencatat, pengalaman seperti ini bukan cerita tunggal. Banyak orang mengaku menemukan titik balik hidup setelah rutin menunaikan sholat dhuha. Bukan hanya tentang harta, tapi tentang rasa syukur, kedamaian, dan koneksi batin dengan Sang Pemberi Rezeki.
Sholat dhuha adalah salah satu amalan sunnah yang sangat dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW. Waktu pelaksanaannya adalah setelah matahari terbit hingga menjelang waktu dzuhur.
Baca Juga: Keutamaan Sholat Dhuha: Dari Energi Positif hingga Ketenangan Batin
Dalam berbagai hadis, sholat dhuha disebut sebagai “sholat orang-orang yang kembali kepada Allah”, yang menjadi sarana penghapus dosa dan pembuka rezeki.
Rasulullah SAW bersabda: “Pada setiap persendian manusia terdapat sedekahnya setiap hari ketika matahari terbit. Maka cukup bagi semua itu dengan dua rakaat sholat dhuha.” (HR. Muslim)
Hadis ini menegaskan bahwa dua rakaat dhuha saja sudah bernilai sedekah untuk seluruh tubuh. Namun, bagi yang ingin memperbanyak pahala dan kedekatan spiritual, sholat dhuha bisa dilakukan hingga 8 bahkan 12 rakaat.
Menurut penjelasan ulama, waktu dhuha dimulai sejak matahari terbit sekitar 15 menit setelah waktu syuruq, hingga menjelang dzuhur.
Baca Juga: Jam Terbaik Sholat Dhuha Agar Doa Cepat Dikabulkan
Namun waktu terbaiknya adalah saat matahari mulai meninggi, kira-kira pukul 08.00 hingga 10.00 pagi, ketika cuaca mulai hangat dan suasana tenang.
Mengapa waktu ini begitu istimewa? IFA.id mencatat, pada jam-jam tersebut, tubuh sedang dalam puncak energi, pikiran sedang jernih, dan suasana sekitar masih tenang. Momen ini menjadi waktu yang sempurna untuk bersyukur dan memohon keberkahan.
Niat Sholat Dhuha
Seperti halnya ibadah lainnya, sholat dhuha dimulai dengan niat. Niat tidak harus diucapkan dengan lisan, cukup tertanam di hati. Namun, membaca niat secara pelan tetap menjadi kebiasaan banyak orang agar lebih khusyuk.
Berikut niat sholat dhuha:
Artikel Terkait
Manfaat Kesehatan Luar Biasa dari Puasa Senin Kamis yang Belum Banyak Diketahui
Hikmah Spiritual Puasa Senin Kamis: Mendekatkan Diri di Tengah Kesibukan