Tidak menghormati batasan pribadi.
Baca Juga: Kesehatan Mental dalam Islam: Pandangan Al-Qur’an dan Hadis
2. Menjaga Jarak dengan Bijak
Allah SWT memerintahkan kita untuk menjauhi perbuatan buruk dan orang-orang yang menjerumuskan dalam dosa.
Jika seseorang memiliki sifat toxic, kita diperbolehkan untuk menjaga jarak agar tidak terdampak negatif. Rasulullah SAW bersabda:
"Perumpamaan teman yang baik dan teman yang buruk itu seperti penjual minyak wangi dan pandai besi.
Penjual minyak wangi akan memberimu wewangian, sementara pandai besi akan membuat pakaianmu terbakar atau meninggalkan bau yang tidak sedap." (HR. Bukhari dan Muslim)
Menjaga jarak bukan berarti memutus silaturahmi, tetapi menghindari interaksi yang merugikan mental dan spiritual kita.
Baca Juga: Mengapa Mental Health dan Spiritualitas dalam Islam Saling Berkaitan
3. Mengelilingi Diri dengan Orang-orang Baik
Salah satu cara terbaik untuk menjauhi toxic people adalah dengan berada di lingkungan orang-orang yang memiliki akhlak baik. Dalam Islam, kita dianjurkan untuk berteman dengan orang-orang saleh yang dapat membawa kita lebih dekat kepada Allah SWT. Rasulullah SAW bersabda:
"Seseorang akan mengikuti agama teman dekatnya, maka hendaknya seseorang di antara kalian memperhatikan dengan siapa ia berteman." (HR. Abu Daud dan Tirmidzi)
Memilih lingkungan yang positif akan membantu menjaga kesehatan mental dan meningkatkan kualitas kehidupan spiritual kita.
4. Memperbanyak Dzikir dan Doa
Menghadapi toxic people bisa menjadi ujian dalam hidup. Oleh karena itu, kita perlu meminta perlindungan kepada Allah SWT melalui dzikir dan doa. Salah satu doa yang dianjurkan adalah:
"Ya Allah, lindungilah aku dari keburukan orang-orang yang memiliki niat buruk dan jauhkan aku dari fitnah dunia."
Dengan memperbanyak ibadah, hati kita akan lebih tenang dan mampu menghadapi segala tantangan dengan bijak.
Baca Juga: Mengenali Tanda-Tanda Gangguan Mental dan Solusinya dalam Islam