3. Makanan yang Seimbang (Tercukupi Zat Gizi)
Islam mengajarkan pentingnya keseimbangan dalam kehidupan, termasuk dalam pola makan. Dalam Al-Qur’an Allah berfirman:
“Dan Dia (Allah) yang menurunkan hujan dari langit untuk kamu, lalu dengan itu Kami tumbuhkan berbagai jenis tanaman yang menghasilkan biji-bijian dan pohon-pohon yang berbuah. Makanlah dari rezeki yang Allah berikan dan janganlah kamu berbuat kerusakan di muka bumi.” (QS. Al-Baqarah: 164)
Ayat ini mengingatkan umat Islam untuk mengonsumsi berbagai macam makanan sehat yang berasal dari sumber alam yang halal dan bermanfaat, seperti biji-bijian, buah-buahan, sayuran, dan daging dari sumber yang halal.
Makanan yang mengandung karbohidrat, protein, lemak sehat, dan vitamin sangat penting untuk menjaga keseimbangan tubuh.
Baca Juga: Festival Daerah Lokal yang Masih Bertahan di Indonesia: Mempertahankan Budaya dan Tradisi
4. Menghindari Makanan yang Merusak (Jauhi yang Haram dan Berbahaya)
Islam melarang umatnya mengonsumsi makanan atau minuman yang merusak kesehatan tubuh, baik yang haram maupun yang membahayakan.
Salah satu contoh yang paling jelas adalah larangan mengonsumsi alkohol, yang termaktub dalam Al-Qur’an:
“Sesungguhnya, yang demikian itu adalah kotor dan perbuatan yang keji. Oleh karena itu, jauhilah perbuatan-perbuatan itu, agar kamu beruntung.” (QS. Al-Ma’idah: 90)
Menghindari makanan atau minuman yang mengandung zat berbahaya seperti alkohol atau narkoba adalah bagian dari menjaga kesehatan yang dituntut oleh Islam.
Selain itu, makan makanan yang tinggi gula, garam, atau lemak trans juga perlu dihindari untuk menjaga kesehatan jangka panjang.
Baca Juga: Memanas Shella Saukia kembali laporkan seseorang terkait pencemaran nama baik
5. Puasa sebagai Metode Detoksifikasi