IFA.id - Dalam ajaran Islam, kebahagiaan sejati bukan hanya diukur dari kesenangan duniawi atau kemewahan materi, tetapi lebih kepada kedamaian hati, kekhusyukan dalam beribadah, dan kepuasan dengan takdir Allah. Kebahagiaan sejati datang ketika seseorang merasa tenang dan bersyukur atas segala telah diberikan Allah, serta mampu menghadapi ujian hidup dengan sabar dan tawakal.
Namun, ada beberapa tanda menunjukkan bahwa seseorang mungkin tidak bahagia dalam hidupnya, baik dari segi fisik, emosional, atau spiritual. Berikut delapan tanda orang tidak bahagia dalam hidupnya menurut Islam:
1. Merasa Cemas dan Gelisah Tanpa Henti
Tanda pertama menunjukkan ketidakbahagiaan adalah kecemasan berlebihan tidak terkendali. Jika seseorang selalu merasa gelisah, khawatir tentang masa depan, dan tidak bisa merasakan ketenangan batin, itu adalah tanda bahwa hatinya sedang tidak damai.
Allah SWT berfirman, "Barangsiapa beriman kepada Allah, maka Dia akan memberi petunjuk kepada hatinya. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu." (QS. At-Taghabun: 11)
Baca Juga: Menjaga Kesehatan Menurut Perspektif Islam: Panduan Seimbang untuk Tubuh dan Jiwa
Dalam Islam, Allah mengajarkan bahwa orang beriman akan merasa tenang dan tentram dalam hatinya, karena ia tahu bahwa Allah adalah tempat bergantung. Jika seseorang merasa cemas terus-menerus, itu bisa menjadi tanda bahwa ia belum sepenuhnya berserah diri kepada Allah dan tidak mengandalkan-Nya.
2. Tidak Pernah Puas dengan Apa Dimiliki
Ketidakpuasan terus-menerus adalah tanda ketidakbahagiaan dalam hidup. Seseorang tidak merasa puas dengan apa dimilikinya, baik itu dalam hal materi, hubungan, atau pencapaian, cenderung merasa kosong dan tidak bahagia.
Allah SWT berfirman, "Dan jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah nikmat-Ku kepadamu; tetapi jika kamu mengingkari nikmat-Ku, maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih." (QS. Ibrahim: 7)
Dalam Islam, syukur adalah kunci kebahagiaan. Orang selalu merasa cukup dan bersyukur atas apa Allah berikan, akan merasa bahagia dan tenang, karena ia tidak tergoda untuk terus mencari lebih tanpa henti. Sebaliknya, ketidakpuasan terus-menerus menunjukkan kurangnya rasa syukur dan keterikatan dengan dunia.
Baca Juga: Resep Halal Makanan Khas Medan yang Menggugah Selera: Nikmati Kelezatannya di Rumah
3. Hati Keras dan Tidak Mudah Tersentuh
Salah satu tanda orang tidak bahagia adalah hati keras dan tidak mudah tersentuh oleh perasaan kasih saatau kebaikan. Hati keras membuat seseorang menjadi terasing dan jauh dari Allah, serta sulit untuk merasakan kedamaian batin.