2. Sate Klathak Pak Pong
Sate Klathak Pak Pong merupakan hidangan unik khas Jogja yang menggunakan jeruji besi sebagai tusukan satenya.
Teknik ini memungkinkan panas merata ke seluruh daging kambing, menghasilkan tekstur yang empuk dan rasa yang autentik.
Tidak seperti sate pada umumnya, Sate Klathak hanya dibumbui dengan garam dan bawang putih, namun kesederhanaannya justru menjadi daya tarik tersendiri.
Baca Juga: Menjelajahi Destinasi Wisata Halal di Jepang: Nyaman dan Ramah Muslim
Terletak di Jalan Stadion Sultan Agung, Bantul, tempat ini selalu ramai dikunjungi pecinta kuliner.
Setiap porsi sate biasanya disajikan dengan kuah gulai yang kaya rasa, memberikan perpaduan sempurna antara gurih dan lembut.
Suasana tradisional di warung ini juga menambah pengalaman unik saat menikmati hidangan.
Baca Juga: Selain Demi Tujuan Kesehatan, Olahraga Berikut juga Dianjurkan Agama Islam
3. Bakpia Pathok 25
Bakpia Pathok 25 adalah camilan khas Jogja yang tidak pernah kehilangan popularitasnya.
Dibuat dari adonan tepung dengan isian kacang hijau yang manis, teksturnya renyah di luar namun lembut di dalam.
Kini, variasi rasa seperti cokelat, keju, dan durian juga tersedia untuk memenuhi selera berbagai kalangan.
Baca Juga: Menjadi Buah yang Sering Disebutkan dalam Islam, Inilah Khasiat Buah Kurma
Toko utamanya yang berada di Jalan Pathuk menjadi destinasi wajib bagi wisatawan yang mencari oleh-oleh.
Proses pembuatannya yang masih tradisional menjamin kualitas rasa yang otentik.