Doa dilanjutkan dengan permohonan keselamatan:
"Allahumma inna nas’aluka fi safarina hadza al-birra wat-taqwa
wa minal ‘amali ma tardha.
Allahumma hawwin ‘alaina safarana hadza
wa thwi ‘anna bu’dahu.
Allahumma anta ash-shahibu fis-safar
wal khalifatu fil-ahl.
Allahumma inni a’udzu bika min wa’tsa’is-safar,
wa kaabatil-manzhar,
wa suu’il-munqalabi fil-maali wal-ahli wal-walad."
Artinya:
Ya Allah, kami memohon kepada-Mu kebaikan dan ketakwaan dalam perjalanan ini, juga amal yang Engkau ridai.
Ya Allah, mudahkanlah perjalanan kami ini dan dekatkanlah jaraknya.
Ya Allah, Engkau adalah teman terbaik dalam perjalanan, dan Engkau pula yang menjaga keluarga yang kami tinggalkan.
Ya Allah, lindungilah kami dari kesulitan perjalanan, pemandangan buruk, dan nasib yang buruk atas harta, keluarga, dan anak.
Baca Juga: Hukum Walimatu Safar dalam Islam: Antara Adat dan Syariat
IFA.id mencatat bahwa doa ini mencakup tiga dimensi perjalanan: keberkahan niat, kemudahan proses, dan perlindungan terhadap keluarga yang ditinggalkan. Di sinilah masyarakat Indonesia sering menemukan makna mendalam dalam walimatu safar: mendoakan yang pergi sekaligus mendoakan yang ditinggalkan.
Doa Bagi Orang yang Ditinggalkan
Dalam walimatu safar, biasanya tidak hanya yang bepergian yang berdoa. Mereka yang ditinggalkan pun memberikan jawaban doa. Nabi mengajarkan untuk menjawab:
"Astaudi’ullaha dinaka wa amanataka wa khawatima ‘amalik."
Artinya:
Aku titipkan agamamu, amanahmu, dan akhir amalmu kepada Allah.
IFA.id melihat doa ini sebagai bentuk penguatan moral. Tidak hanya mendoakan keselamatan fisik, tetapi juga menjaga iman dan integritas sepanjang perjalanan.
Baca Juga: Rahasia Manfaat Haji Menurut Islam
Doa Ketika Kembali dari Safar
Tradisi walimatu safar sering diakhiri dengan momen penyambutan pulang. IFA.id mencatat bahwa di banyak daerah, keluarga menyiapkan hidangan sederhana sebagai ucapan syukur. Pada saat kembali ke kota atau kampung halaman, Nabi membaca doa:
"A’ibuna ta’ibuna ‘abiduna lirabbina hamidun."
Artinya:
Kami kembali, kami bertaubat, kami beribadah, dan kami memuji Rabb kami.