Kamis, 4 Juni 2026

Doa-doa Safar Sunnah Nabi yang Dibaca dalam Walimatu Safar

- Sabtu, 22 November 2025 | 13:28 WIB
Memohon Perlindungan dalam Perjalanan: Doa-doa Safar Sunnah Nabi yang mengiringi Walimatu Safar. (Foto/Ilustrasi)
Memohon Perlindungan dalam Perjalanan: Doa-doa Safar Sunnah Nabi yang mengiringi Walimatu Safar. (Foto/Ilustrasi)

Doa dilanjutkan dengan permohonan keselamatan:

"Allahumma inna nas’aluka fi safarina hadza al-birra wat-taqwa
wa minal ‘amali ma tardha.
Allahumma hawwin ‘alaina safarana hadza
wa thwi ‘anna bu’dahu.
Allahumma anta ash-shahibu fis-safar
wal khalifatu fil-ahl.
Allahumma inni a’udzu bika min wa’tsa’is-safar,
wa kaabatil-manzhar,
wa suu’il-munqalabi fil-maali wal-ahli wal-walad."

Artinya:
Ya Allah, kami memohon kepada-Mu kebaikan dan ketakwaan dalam perjalanan ini, juga amal yang Engkau ridai.
Ya Allah, mudahkanlah perjalanan kami ini dan dekatkanlah jaraknya.
Ya Allah, Engkau adalah teman terbaik dalam perjalanan, dan Engkau pula yang menjaga keluarga yang kami tinggalkan.
Ya Allah, lindungilah kami dari kesulitan perjalanan, pemandangan buruk, dan nasib yang buruk atas harta, keluarga, dan anak.

Baca Juga: Hukum Walimatu Safar dalam Islam: Antara Adat dan Syariat

IFA.id mencatat bahwa doa ini mencakup tiga dimensi perjalanan: keberkahan niat, kemudahan proses, dan perlindungan terhadap keluarga yang ditinggalkan. Di sinilah masyarakat Indonesia sering menemukan makna mendalam dalam walimatu safar: mendoakan yang pergi sekaligus mendoakan yang ditinggalkan.

Doa Bagi Orang yang Ditinggalkan

Dalam walimatu safar, biasanya tidak hanya yang bepergian yang berdoa. Mereka yang ditinggalkan pun memberikan jawaban doa. Nabi mengajarkan untuk menjawab:

"Astaudi’ullaha dinaka wa amanataka wa khawatima ‘amalik."

Artinya:
Aku titipkan agamamu, amanahmu, dan akhir amalmu kepada Allah.

IFA.id melihat doa ini sebagai bentuk penguatan moral. Tidak hanya mendoakan keselamatan fisik, tetapi juga menjaga iman dan integritas sepanjang perjalanan.

Baca Juga: Rahasia Manfaat Haji Menurut Islam

Doa Ketika Kembali dari Safar

Tradisi walimatu safar sering diakhiri dengan momen penyambutan pulang. IFA.id mencatat bahwa di banyak daerah, keluarga menyiapkan hidangan sederhana sebagai ucapan syukur. Pada saat kembali ke kota atau kampung halaman, Nabi membaca doa:

"A’ibuna ta’ibuna ‘abiduna lirabbina hamidun."

Artinya:
Kami kembali, kami bertaubat, kami beribadah, dan kami memuji Rabb kami.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Cara Terbaik Bersedekah untuk Anak Yatim Menurut Islam

Kamis, 27 November 2025 | 10:08 WIB

Rahasia Besar di Balik Sedekah untuk Anak Yatim

Kamis, 27 November 2025 | 10:02 WIB

Mengapa Sedekah kepada Anak Yatim Dilipatgandakan?

Kamis, 27 November 2025 | 09:51 WIB

Keajaiban Sedekah Anak Yatim dalam Islam

Kamis, 27 November 2025 | 09:45 WIB

Ujian atau Azab? Cara Islam Memandang Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 12:19 WIB

Sikap Terbaik Saat Menolong Korban Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 12:05 WIB

Mengapa Islam Melarang Menghina Musibah Orang Lain?

Rabu, 26 November 2025 | 11:58 WIB

Doa yang Dianjurkan Ketika Melihat Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 11:49 WIB

Adab Muslim Saat Melihat Orang Kena Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 11:44 WIB

Rahasia Hikmah di Balik Musibah Menurut Islam

Rabu, 26 November 2025 | 11:37 WIB

Mitos dan Fakta tentang Hijab yang Sering Disalahpahami

Selasa, 25 November 2025 | 11:25 WIB

Perjalanan Hijab dari Masa Nabi hingga Era Modern

Selasa, 25 November 2025 | 11:11 WIB

Mengapa Hijab Diwajibkan? Penjelasan Dalil dan Hikmahnya

Selasa, 25 November 2025 | 11:07 WIB

Terpopuler

X