IFA.id – Pernahkah terasa, hari Jumat datang membawa suasana berbeda? Ada yang bilang, udara di pagi Jumat lebih teduh, senyum orang di jalan terasa lebih ramah, bahkan secangkir kopi terasa lebih nikmat. Entah karena kebiasaan, atau memang benar, ada “berkah” yang turun pelan-pelan di hari ini.
Dalam Islam, Jumat bukan sekadar akhir pekan. Ia adalah hari agung, waktu berkumpulnya rahmat dan doa, serta kesempatan untuk menghapus penat dunia lewat amalan ringan namun penuh makna.
IFA.id merangkum lima amalan yang bisa dilakukan siapa pun tanpa perlu biaya besar, tanpa perlu waktu panjang namun pahalanya bisa terus mengalir bahkan setelah hari berganti.
1. Membaca Surah Al-Kahfi, Cahaya di Antara Dua Jumat
Banyak yang mengenal Surah Al-Kahfi sebagai “amalan wajib Jumat”. Tapi tahu kah, mengapa ia begitu istimewa? Rasulullah SAW bersabda:
Baca Juga: Sedekah Jumat: Kisah Nyata yang Menggetarkan Hati
“Barang siapa membaca Surah Al-Kahfi pada hari Jumat, maka akan memancarkan cahaya di antara dua Jumat.” (HR. Al-Hakim, Al-Baihaqi)
Cahaya yang dimaksud bukan sekadar simbol spiritual. Banyak ulama menafsirkan “cahaya” sebagai petunjuk hidup, ketenangan hati, dan penjagaan dari fitnah dunia.
Ada kisah menarik dari seorang pedagang kecil di Bandung yang ditemui tim IFA.id. Ia rutin membaca Al-Kahfi setiap Jumat pagi di kiosnya sebelum buka. “Anehnya,” katanya sambil tersenyum, “hari Jumat itu jualan selalu lancar. Kadang pembeli datang tanpa ditanya-tanya.”
Mungkin bukan semata urusan rezeki, tapi tentang hati yang lebih lapang ketika dimulai dengan zikir dan bacaan Qur’an.
Baca Juga: Hidup Tanpa Riba: Jalan Sulit yang Justru Membuka Pintu Berkah
2. Bershalawat kepada Nabi, Jalan Kasih yang Tak Pernah Putus
Shalawat di hari Jumat ibarat parfum yang menenangkan. Rasulullah SAW bersabda: “Perbanyaklah shalawat kepadaku di hari Jumat, karena shalawat kalian akan disampaikan kepadaku.” (HR. Abu Dawud)
Bayangkan, setiap kali shalawat terucap, salam itu benar-benar sampai kepada Nabi tercinta. Tak ada jarak, tak ada perantara.