IFA.id -- Jalaluddin Rumi adalah seorang penyair dan guru sufi legendaris asal Persia yang karyanya tetap relevan hingga saat ini.
Lahir pada tahun 1207 di wilayah yang kini dikenal sebagai Afghanistan, Rumi mulai dikenal lewat karya-karya spiritualnya yang menggabungkan ajaran cinta, kesadaran diri, dan Tuhan.
Selain menjadi penyair, ia juga seorang pemimpin spiritual yang mengajarkan pentingnya cinta dalam mendekatkan diri pada Tuhan.
Baca Juga: Ibnu Sina: Sang Pelopor Kedokteran Muslim Dunia
Karya terbesarnya, Masnavi, merupakan rangkaian puisi yang menceritakan perjalanan spiritual dan pencarian Tuhan.
Melalui karya ini, Rumi mengajak pembaca untuk mencari cinta yang lebih tinggi, bukan hanya dalam aspek pribadi, tetapi juga dalam relasi dengan alam dan sesama.
Hal ini menjadikan Rumi sebagai tokoh yang menginspirasi banyak orang di seluruh dunia.
Baca Juga: Resep Fudgy Brownies, Rasa Cokelat Lezat dengan Tekstur Lembut dan Kenyal
Rumi juga dikenal sebagai pendiri Tarekat Mevlevi, sebuah aliran tasawuf yang terkenal dengan tradisi berputar (whirling) sebagai bentuk meditatif untuk mencapai kesatuan dengan Tuhan.
Cinta, dalam ajaran Rumi, bukan hanya perasaan emosional, tetapi sebagai kekuatan yang menggerakkan seluruh alam semesta.
Pesan-pesan Rumi yang dalam dan universal menjadikannya sebagai salah satu tokoh terbesar dalam sejarah spiritual dan sastra dunia.