" Apa pun yang kita capai dalam hidup, baik itu kekayaan, ilmu, ataupun kedudukan, adalah karena kehendak dan izin Allah. Oleh karena itu, kita tidak memiliki hak untuk merasa sombong atau merendahkan orang lain.
Rasulullah SAW juga mengajarkan umatnya untuk tidak merasa bangga dengan apa yang dimiliki. Beliau bersabda, "Janganlah salah seorang dari kalian memandang orang lain sebagai lebih rendah dari dirinya, karena bisa jadi orang yang lebih rendah itu lebih baik di sisi Allah." (HR. Bukhari).
Dengan memahami bahwa semua anugerah berasal dari Allah, kita akan menjadi lebih rendah hati dan tidak mudah terbawa perasaan sombong.
- Meningkatkan Rasa Syukur
Rasa syukur adalah obat utama untuk menghindari sifat sombong. Dengan bersyukur, kita akan selalu mengingat bahwa segala yang kita miliki adalah nikmat dari Allah yang harus dijaga dan dipergunakan dengan baik.
Allah berjanji dalam Surah Ibrahim ayat 7, "Jika kamu bersyukur, niscaya Kami akan menambah nikmat kepada kalian."
Anak muda yang senantiasa bersyukur akan merasa cukup dengan apa yang dimilikinya dan tidak akan merasa perlu untuk menunjukkan kebesaran dirinya kepada orang lain.
Syukur juga akan menjauhkan diri dari rasa iri terhadap orang lain karena kita akan lebih fokus pada apa yang telah Allah berikan kepada kita.
- Menghindari Kebiasaan Membandingkan Diri dengan Orang Lain
Rasa iri sering muncul karena kebiasaan membandingkan diri dengan orang lain. Islam mengajarkan kita untuk tidak membandingkan diri dengan orang lain, karena setiap orang memiliki takdir dan rezeki yang berbeda.
Rasulullah SAW bersabda, "Janganlah kalian saling berburuk sangka, jangan saling mendengki, dan jangan saling membenci." (HR. Muslim).
Baca Juga: Cara Memasak Sup Ikan Halal yang Kaya Nutrisi
Ketika kita sering membandingkan diri dengan orang lain, kita akan mudah terjebak dalam perasaan iri dan tidak puas dengan apa yang telah kita capai. Sebaliknya, Islam mendorong kita untuk fokus pada usaha dan kerja keras yang kita lakukan, bukan pada hasil orang lain.
- Membangun Rasa Cinta dan Kepedulian terhadap Sesama
Sifat iri biasanya muncul ketika kita merasa cemburu atau tidak senang dengan keberhasilan orang lain. Salah satu cara untuk mengatasi perasaan iri adalah dengan menumbuhkan rasa cinta dan kepedulian terhadap sesama.
Islam mengajarkan umatnya untuk saling mencintai dan menolong, sebagaimana sabda Rasulullah SAW, "Tidak beriman salah seorang dari kalian hingga ia mencintai untuk saudaranya apa yang ia cintai untuk dirinya sendiri." (HR. Bukhari dan Muslim).
Dengan menumbuhkan rasa cinta kepada orang lain, kita akan merasa senang dengan kebahagiaan dan keberhasilan orang lain, dan bukan malah merasa iri atau dengki.
Dalam Islam, kita diajarkan untuk mendoakan kebaikan bagi sesama, termasuk mereka yang memiliki lebih banyak harta atau prestasi dibandingkan kita.