Tidak boleh diiringi keyakinan mistis atau ritual tambahan.
Baca Juga: Manfaat Haji bagi Jiwa dan Ibadah
Selama tradisi ini dilakukan dengan niat baik, maka ia tetap berada dalam koridor syariat.
Pada akhirnya, perjalanan adalah bagian dari hidup. Terkadang yang dibutuhkan hanyalah keluarga, doa, dan niat yang jernih. Tradisi seperti walimatu safar hanya menjadi jembatan agar momen itu terasa lebih hangat.
Artikel Terkait
Cara Islam Menguatkan Mental di Tengah Hidup yang Berat
Mengapa Dzikir Jadi Terapi Mental Paling Menenangkan?
Membangun Self-Healing ala Islam yang Lebih Membumi