Kamis, 4 Juni 2026

Mengapa Rasulullah SAW Bergembira Saat Turun Hujan?

- Sabtu, 1 November 2025 | 13:16 WIB
Rasulullah SAW tersenyum di bawah rintik hujan, merasakan kasih Allah yang turun dari langit—setiap tetesnya membawa berkah dan harapan baru. (Foto/Ilustrasi)
Rasulullah SAW tersenyum di bawah rintik hujan, merasakan kasih Allah yang turun dari langit—setiap tetesnya membawa berkah dan harapan baru. (Foto/Ilustrasi)

 

IFA.id - Hujan baru saja turun di Madinah. Tetesannya menyentuh wajah Rasulullah SAW, dan beliau tersenyum. Sahabat pun bertanya, “Wahai Rasulullah, mengapa engkau tersenyum saat hujan turun?”

Beliau menjawab lembut: “Karena ini baru saja menyentuh Rahmat Allah.” (HR. Muslim)

Kalimat sederhana itu menyimpan makna dalam—bahwa setiap rintik air bukan sekadar cuaca, tapi pertanda cinta langsung dari langit. Di tengah hiruk pikuk modern yang menganggap hujan sebagai gangguan, Rasulullah justru menyambutnya dengan gembira, penuh rasa syukur.

IFA.id mencatat Dalam Islam, hujan selalu dikaitkan dengan rahmat dan barakah. Allah berfirman dalam Surah Qaf ayat 9: “Dan Kami turunkan dari langit air yang banyak manfaatnya, lalu Kami tumbuhkan dengannya pepohonan dan biji-bijian yang dapat dipanen.”

Ayat ini mengajarkan, setiap tetes hujan adalah energi kehidupan. Tapi lebih dari itu, Rasulullah SAW mencontohkan bagaimana manusia seharusnya menyikapi turunnya hujan: dengan kegembiraan, rasa syukur, dan harapan.

Baca Juga: Ketika Langit Menangis: Tafsir Spiritual di Balik Turunnya Hujan

1. Hujan, Pertemuan Antara Langit dan Doa

Hujan bukan hanya proses alam. Dalam pandangan Rasulullah SAW, hujan adalah waktu ketika doa didengar lebih dekat. Dalam hadis riwayat al-Nasai disebutkan: “Berdoalah ketika hujan turun, karena itu adalah waktu doa yang tidak akan ditolak.”

IFA.id menyoroti keindahan spiritual di sini: langit terbuka, bumi dibasahi, dan hati manusia seolah dibersihkan dari kesombongan. Itulah sebabnya Nabi SAW sering berdoa dengan penuh harap di bawah rintik hujan.

Bagi beliau, hujan bukan gangguan, melainkan undangan untuk berbicara langsung dengan Sang Pencipta.

2. Sunnah Rasulullah Saat Turun Hujan

Sikap Rasulullah terhadap hujan bukan hanya emosional, tapi juga praktis dan penuh keteladanan. Beberapa sunnah yang diriwayatkan dari beliau antara lain:

Baca Juga: Doa yang Tak Ditolak Saat Hujan Turun: Rahasia dari Langit

  • Membuka bagian tubuh (biasanya kepala atau lengan) agar terkena air hujan.
    Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya hujan ini baru saja turun dari sisi Rabb-ku.” (HR. Muslim)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Cara Terbaik Bersedekah untuk Anak Yatim Menurut Islam

Kamis, 27 November 2025 | 10:08 WIB

Rahasia Besar di Balik Sedekah untuk Anak Yatim

Kamis, 27 November 2025 | 10:02 WIB

Mengapa Sedekah kepada Anak Yatim Dilipatgandakan?

Kamis, 27 November 2025 | 09:51 WIB

Keajaiban Sedekah Anak Yatim dalam Islam

Kamis, 27 November 2025 | 09:45 WIB

Ujian atau Azab? Cara Islam Memandang Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 12:19 WIB

Sikap Terbaik Saat Menolong Korban Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 12:05 WIB

Mengapa Islam Melarang Menghina Musibah Orang Lain?

Rabu, 26 November 2025 | 11:58 WIB

Doa yang Dianjurkan Ketika Melihat Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 11:49 WIB

Adab Muslim Saat Melihat Orang Kena Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 11:44 WIB

Rahasia Hikmah di Balik Musibah Menurut Islam

Rabu, 26 November 2025 | 11:37 WIB

Mitos dan Fakta tentang Hijab yang Sering Disalahpahami

Selasa, 25 November 2025 | 11:25 WIB

Perjalanan Hijab dari Masa Nabi hingga Era Modern

Selasa, 25 November 2025 | 11:11 WIB

Mengapa Hijab Diwajibkan? Penjelasan Dalil dan Hikmahnya

Selasa, 25 November 2025 | 11:07 WIB

Terpopuler

X