Jumat, 17 Juli 2026

Kenapa Santri Tak Boleh Bawa HP? IFA.id Mengungkap Fakta Menarik di Baliknya

- Jumat, 17 Oktober 2025 | 15:38 WIB
Larangan HP di pesantren bukan tentang memutus dunia, tapi menyambung jiwa. Dalam diam tanpa layar, doa jadi sinyal terkuat. (Foto/Ilustrasi)
Larangan HP di pesantren bukan tentang memutus dunia, tapi menyambung jiwa. Dalam diam tanpa layar, doa jadi sinyal terkuat. (Foto/Ilustrasi)

IFA.id - Mungkin ada yang pernah mendengar keluhan santri baru: “Kenapa sih HP harus dititip? Padahal cuma mau hubungi orang tua.”

Larangan membawa ponsel di pesantren kerap dianggap aneh atau bahkan ekstrem. Tapi kalau ditelusuri lebih dalam, IFA.id menemukan bahwa aturan ini menyimpan nilai besar bukan sekadar melarang, tapi mendidik jiwa.

Di era digital, HP bukan sekadar alat komunikasi. Ia sudah menjadi dunia itu sendiri. Dari situ mengalir informasi, hiburan, sekaligus godaan. Bagi santri yang hidup dalam ritme ngaji dan ibadah, HP bisa jadi dua hal: manfaat atau malapetaka.

Pesantren sadar betul, sekali santri membuka pintu dunia maya tanpa kendali, fokusnya pada ilmu bisa hilang. Bukan karena teknologi itu buruk, tapi karena belum semua hati siap menggunakannya dengan bijak.

Baca Juga: 7 Larangan Unik di Pesantren yang Ternyata Punya Makna Spiritual Mendalam

Larangan HP menjadi cara pesantren menjaga kesucian ruang belajar dari kebisingan dunia luar. Sebagaimana guru menutup jendela agar murid fokus, pesantren menutup “layar” agar santri bisa mendengar lebih jelas suara hatinya.

Larangan membawa HP bukan soal kolot atau menolak kemajuan.
Kiai di berbagai pesantren menjelaskan bahwa teknologi boleh, asal tidak menguasai manusia.
Kiai KH. Ma’ruf Sahal, pengasuh salah satu pesantren di Pekalongan, pernah berkata:

“Teknologi adalah tamu. Tamu harus disambut sopan, tapi tidak boleh dibiarkan mengatur rumah.” Pesantren ingin santri belajar mengatur diri sebelum mengatur alat. Karena ilmu tidak akan berbuah bila pikiran selalu terganggu oleh notifikasi.

IFA.id menemukan kisah Hanan, santri asal Bandung yang awalnya kesal karena harus menyerahkan HP kepada pengurus. “Rasanya kayak diputusin dunia luar,” katanya sambil tertawa. Tapi setelah tiga bulan, Hanan merasakan ketenangan yang belum pernah ia rasakan sebelumnya.

Baca Juga: Rahasia Larangan di Pesantren: Bukan Sekadar Aturan, Tapi Jalan Menuju Adab

Ia mulai rutin membaca Al-Qur’an selepas Isya, berdiskusi dengan teman tanpa distraksi, dan menyadari betapa banyak waktu yang dulu terbuang hanya untuk scroll media sosial.

“Dulu HP membuatku sibuk, tapi bukan produktif. Sekarang aku merasa lebih dekat dengan diriku sendiri,” ujarnya lirih.

Tanpa HP, santri belajar cara klasik: menulis catatan tangan, berdiskusi langsung, mendengar dengan sungguh-sungguh. Dalam keheningan itu, kemampuan berpikir mereka justru tumbuh tajam.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Cara Terbaik Bersedekah untuk Anak Yatim Menurut Islam

Kamis, 27 November 2025 | 10:08 WIB

Rahasia Besar di Balik Sedekah untuk Anak Yatim

Kamis, 27 November 2025 | 10:02 WIB

Mengapa Sedekah kepada Anak Yatim Dilipatgandakan?

Kamis, 27 November 2025 | 09:51 WIB

Keajaiban Sedekah Anak Yatim dalam Islam

Kamis, 27 November 2025 | 09:45 WIB

Ujian atau Azab? Cara Islam Memandang Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 12:19 WIB

Sikap Terbaik Saat Menolong Korban Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 12:05 WIB

Mengapa Islam Melarang Menghina Musibah Orang Lain?

Rabu, 26 November 2025 | 11:58 WIB

Doa yang Dianjurkan Ketika Melihat Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 11:49 WIB

Adab Muslim Saat Melihat Orang Kena Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 11:44 WIB

Rahasia Hikmah di Balik Musibah Menurut Islam

Rabu, 26 November 2025 | 11:37 WIB

Mitos dan Fakta tentang Hijab yang Sering Disalahpahami

Selasa, 25 November 2025 | 11:25 WIB

Perjalanan Hijab dari Masa Nabi hingga Era Modern

Selasa, 25 November 2025 | 11:11 WIB

Mengapa Hijab Diwajibkan? Penjelasan Dalil dan Hikmahnya

Selasa, 25 November 2025 | 11:07 WIB

Terpopuler

X