“Dan barang siapa diberi petunjuk oleh Allah, maka dialah yang mendapat petunjuk.” (QS. Al-Isra’: 97)
Maka, jika kita merasa ada dorongan untuk berubah, segeralah ambil langkah pertama menuju kebaikan.
Baca Juga: Keutamaan Sabar dan Balasannya Menurut Al-Qur’an dan Hadis
4. Ketika Merasa Hidup Tanpa Arah dan Tujuan
Seseorang yang menjalani hidup tanpa arah sering kali merasa hampa meskipun memiliki banyak kesenangan dunia.
Islam memberikan petunjuk agar hidup kita memiliki tujuan, yaitu meraih ridha Allah. Jika kita merasa kehilangan arah dalam hidup, mungkin sudah waktunya untuk berhijrah dan kembali kepada ajaran Islam yang sesungguhnya.
5. Saat Menyadari Pentingnya Akhirat
Banyak orang menunda hijrah karena merasa masih punya banyak waktu. Namun, kita tidak pernah tahu kapan ajal menjemput. Islam mengajarkan kita untuk selalu mengingat akhirat dan mempersiapkan diri sejak sekarang.
Rasulullah SAW bersabda:
“Manfaatkan lima perkara sebelum lima perkara: hidupmu sebelum matimu, sehatmu sebelum sakitmu, luangmu sebelum sibukmu, mudamu sebelum tuamu, dan kayamu sebelum miskinmu.” (HR. Al-Hakim dan Al-Baihaqi)
Jangan menunggu tua atau saat terkena musibah baru mulai berhijrah. Semakin cepat kita memulai perubahan, semakin banyak waktu untuk memperbaiki diri dan beramal.
6. Ketika Dikelilingi oleh Lingkungan yang Kurang Baik
Lingkungan memiliki pengaruh besar terhadap keimanan seseorang. Jika kita merasa dikelilingi oleh lingkungan yang penuh maksiat dan sulit untuk tetap berada di jalan yang benar, maka berhijrah menjadi solusi terbaik. Rasulullah SAW bersabda:
“Seseorang itu bergantung pada agama temannya. Maka hendaklah salah seorang dari kalian melihat siapa yang menjadi temannya.” (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi)
Jika lingkungan saat ini menjauhkan kita dari Allah, maka sudah saatnya mencari lingkungan yang lebih baik agar bisa berkembang dalam keimanan.
Baca Juga: Kunci Menghadapi Ketakutan dengan Keteguhan Iman dalam Islam
7. Jangan Menunda Berhijrah!
Banyak orang berpikir untuk berhijrah nanti, saat sudah menikah, setelah sukses, atau ketika sudah tua.
Padahal, kita tidak tahu kapan ajal menjemput. Menunda hijrah sama dengan menunda kebaikan yang bisa membawa kita lebih dekat kepada Allah.
Artikel Terkait
Makanan Halal yang Mengandung Probiotik untuk Usus Sehat
Kunci Kebahagiaan Sejati dalam Islam untuk Kehidupan yang Berkah
Kunci Menghadapi Ketakutan dengan Keteguhan Iman dalam Islam
Keutamaan Sabar dan Balasannya Menurut Al-Qur’an dan Hadis
Resep Ikan Bakar Cianjur Halal dengan Sambal Dabu-Dabu