Kamis, 4 Juni 2026

Tips Mengendalikan Amarah Menurut Islam agar Tidak Merugikan Diri Sendiri

Gilang Fajar, Ifa.id
- Senin, 10 Maret 2025 | 16:18 WIB
Tips Mengendalikan Amarah Menurut Islam agar Tidak Merugikan Diri Sendiri (Foto/YouTube)
Tips Mengendalikan Amarah Menurut Islam agar Tidak Merugikan Diri Sendiri (Foto/YouTube)

2. Mengubah Posisi Saat Marah
Rasulullah SAW memberikan panduan praktis untuk meredakan amarah dengan cara mengubah posisi tubuh. Dalam hadis, beliau bersabda:

"Jika salah seorang di antara kalian marah saat berdiri, maka duduklah. Jika masih marah, maka berbaringlah." (HR. Abu Dawud)

Perubahan posisi ini dapat membantu menenangkan diri dan meredam emosi yang bergejolak.

Baca Juga: Makanan Halal untuk Mengatasi Pusing dan Migrain

3. Diam dan Tidak Berbicara
Saat marah, seseorang cenderung mengeluarkan kata-kata yang kasar atau menyakitkan. Rasulullah SAW bersabda:

"Jika salah seorang di antara kalian marah, hendaklah diam." (HR. Ahmad)

Diam adalah langkah efektif untuk menghindari kata-kata yang dapat melukai orang lain dan memperburuk situasi.

4. Berwudu untuk Mendinginkan Emosi
Rasulullah SAW juga mengajarkan bahwa berwudu dapat membantu meredakan amarah. Beliau bersabda:

"Sesungguhnya amarah itu datang dari setan, dan setan diciptakan dari api. Maka jika seseorang di antara kalian marah, hendaklah ia berwudu." (HR. Abu Dawud)

Air yang digunakan dalam wudu memiliki efek menenangkan dan dapat membantu seseorang lebih mudah mengontrol emosinya.

5. Mengingat Keutamaan Menahan Amarah
Salah satu cara terbaik untuk mengendalikan amarah adalah dengan mengingat pahala besar bagi mereka yang mampu menahannya. Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW bersabda:

"Barang siapa yang menahan amarahnya, padahal ia mampu melampiaskannya, maka Allah akan memanggilnya di hadapan seluruh manusia pada hari kiamat dan memberinya kebebasan memilih bidadari yang ia inginkan." (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi)

Mengendalikan amarah bukan hanya bermanfaat untuk kehidupan di dunia, tetapi juga memiliki balasan luar biasa di akhirat.

Baca Juga: Resep Makanan Penutup Halal dari Labu Kuning

6. Memperbanyak Dzikir dan Istighfar
Dzikir dan istighfar adalah cara terbaik untuk menenangkan hati dan menjernihkan pikiran. Dengan mengingat Allah, hati menjadi lebih tenang dan mampu menghadapi situasi dengan bijak.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Cara Terbaik Bersedekah untuk Anak Yatim Menurut Islam

Kamis, 27 November 2025 | 10:08 WIB

Rahasia Besar di Balik Sedekah untuk Anak Yatim

Kamis, 27 November 2025 | 10:02 WIB

Mengapa Sedekah kepada Anak Yatim Dilipatgandakan?

Kamis, 27 November 2025 | 09:51 WIB

Keajaiban Sedekah Anak Yatim dalam Islam

Kamis, 27 November 2025 | 09:45 WIB

Ujian atau Azab? Cara Islam Memandang Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 12:19 WIB

Sikap Terbaik Saat Menolong Korban Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 12:05 WIB

Mengapa Islam Melarang Menghina Musibah Orang Lain?

Rabu, 26 November 2025 | 11:58 WIB

Doa yang Dianjurkan Ketika Melihat Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 11:49 WIB

Adab Muslim Saat Melihat Orang Kena Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 11:44 WIB

Rahasia Hikmah di Balik Musibah Menurut Islam

Rabu, 26 November 2025 | 11:37 WIB

Mitos dan Fakta tentang Hijab yang Sering Disalahpahami

Selasa, 25 November 2025 | 11:25 WIB

Perjalanan Hijab dari Masa Nabi hingga Era Modern

Selasa, 25 November 2025 | 11:11 WIB

Mengapa Hijab Diwajibkan? Penjelasan Dalil dan Hikmahnya

Selasa, 25 November 2025 | 11:07 WIB

Terpopuler

X