Kamis, 4 Juni 2026

Mengapa Sikap Ramah Penting? Begini Cara Agar Disukai Banyak Orang

Gilang Fajar, Ifa.id
- Minggu, 2 Maret 2025 | 08:15 WIB
Mengapa Sikap Ramah Penting? Begini Cara Agar Disukai Banyak Orang (Foto/YouTube)
Mengapa Sikap Ramah Penting? Begini Cara Agar Disukai Banyak Orang (Foto/YouTube)

IFA.id -- Bersikap ramah adalah salah satu kunci utama dalam membangun hubungan yang baik dengan orang lain.

Orang yang ramah cenderung lebih disukai, memiliki banyak teman, dan lebih mudah mendapatkan dukungan sosial.

Dalam Islam, sikap ramah juga menjadi salah satu ajaran yang dianjurkan untuk menciptakan keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat.

Rasulullah SAW bersabda: "Sesungguhnya orang yang paling aku cintai dan yang paling dekat tempat duduknya denganku pada hari kiamat adalah orang yang paling baik akhlaknya." (HR. Tirmidzi)

Dari hadits tersebut, kita dapat memahami bahwa sikap ramah dan berakhlak baik memiliki kedudukan yang tinggi dalam Islam.

Namun, bagaimana cara menjadi pribadi yang ramah dan disenangi banyak orang? Berikut adalah beberapa cara yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga: Cara Melawan Sifat Riya’ agar Ibadah Tetap Murni dan Bernilai di Sisi Allah

Cara Menjadi Orang yang Ramah dan Disukai Banyak Orang

1. Selalu Bersikap Sopan dan Santun

Sikap sopan dan santun menjadi dasar utama agar seseorang disukai banyak orang. Menghormati orang lain, tidak berbicara kasar, serta selalu menunjukkan etika yang baik akan membuat orang merasa nyaman berada di sekitar kita.

Allah SWT berfirman: "Dan ucapkanlah kata-kata yang baik kepada manusia." (QS. Al-Baqarah: 83)

Ucapan yang baik mencerminkan kepribadian seseorang dan dapat mempererat hubungan sosial. Oleh karena itu, biasakan berbicara dengan nada yang lembut dan menghargai orang lain.

2. Murah Senyum dan Bersikap Ramah

Senyuman adalah bahasa universal yang menunjukkan keramahan dan kebaikan hati. Rasulullah SAW sendiri sering tersenyum dan menyebarkan kebahagiaan kepada orang-orang di sekitarnya.

"Senyummu kepada saudaramu adalah sedekah." (HR. Tirmidzi)

Senyuman yang tulus dapat membuat orang lain merasa dihargai dan nyaman, sehingga membangun hubungan sosial yang lebih baik.

3. Menjadi Pendengar yang Baik

Orang yang disukai bukan hanya mereka yang pandai berbicara, tetapi juga mereka yang mampu mendengarkan dengan baik. Mendengarkan dengan penuh perhatian menunjukkan rasa hormat kepada lawan bicara dan membuat mereka merasa dihargai.

Jangan memotong pembicaraan orang lain, tunjukkan ketertarikan dengan menganggukkan kepala atau memberikan tanggapan yang sesuai. Dengan menjadi pendengar yang baik, kita dapat membangun hubungan yang lebih dalam dengan orang lain.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Cara Terbaik Bersedekah untuk Anak Yatim Menurut Islam

Kamis, 27 November 2025 | 10:08 WIB

Rahasia Besar di Balik Sedekah untuk Anak Yatim

Kamis, 27 November 2025 | 10:02 WIB

Mengapa Sedekah kepada Anak Yatim Dilipatgandakan?

Kamis, 27 November 2025 | 09:51 WIB

Keajaiban Sedekah Anak Yatim dalam Islam

Kamis, 27 November 2025 | 09:45 WIB

Ujian atau Azab? Cara Islam Memandang Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 12:19 WIB

Sikap Terbaik Saat Menolong Korban Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 12:05 WIB

Mengapa Islam Melarang Menghina Musibah Orang Lain?

Rabu, 26 November 2025 | 11:58 WIB

Doa yang Dianjurkan Ketika Melihat Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 11:49 WIB

Adab Muslim Saat Melihat Orang Kena Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 11:44 WIB

Rahasia Hikmah di Balik Musibah Menurut Islam

Rabu, 26 November 2025 | 11:37 WIB

Mitos dan Fakta tentang Hijab yang Sering Disalahpahami

Selasa, 25 November 2025 | 11:25 WIB

Perjalanan Hijab dari Masa Nabi hingga Era Modern

Selasa, 25 November 2025 | 11:11 WIB

Mengapa Hijab Diwajibkan? Penjelasan Dalil dan Hikmahnya

Selasa, 25 November 2025 | 11:07 WIB

Terpopuler

X