Selain itu, dia selalu menekankan pentingnya analisis fundamental mendalam terhadap laporan keuangan emiten yang dituju.
Baca Juga: Indonesia Menyongsong Ekonomi Hijau dan Ekonomi Sirkular untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Ia mencari perusahaan dengan margin laba tinggi, utang rendah, dan arus kas positif untuk jangka panjang.
Diversifikasi portofolio juga menjadi strategi kunci Lo Kheng Hong, di mana ia mengalokasikan dana ke sektor-sektor seperti properti, media, dan keuangan.
Sementara itu, ia terus menjaga disiplin dan kesabaran dalam berinvestasi, tidak mudah terpengaruh oleh fluktuasi harga jangka pendek.
Dalam tabel portofolio dividen Lo Kheng Hong pada Juli 2025, ia tercatat menerima estimasi dividen signifikan dari PGAS, GJTL, dan emiten perbankan lainnya.
Lo Kheng Hong mengajak investor ritel untuk mengadopsi strategi value investing, membeli saham bagus saat murah, dan bersabar untuk menikmati hasil investasi dalam jangka panjang.
Dengan pendekatan ini, Lo Kheng Hong membuktikan bahwa konsistensi, analisis yang cermat, dan disiplin adalah kunci sukses di pasar saham Indonesia.