IFA.id - Lo Kheng Hong, seorang investor kawakan yang dikenal sebagai “Warren Buffett Indonesia,” kembali mencuri perhatian di Bursa Efek Indonesia setelah menerima panen dividen besar pada Juli 2025.
Selama musim pembagian dividen tahun ini, Lo Kheng Hong memperoleh dividen signifikan dari sejumlah emiten besar.
Baca Juga: Rekomendasi Saham Terbaru Juli 2025: Analisis dan Pilihan Saham Unggulan
Di antaranya, ia menerima lebih dari Rp49 miliar dari PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), berkat kepemilikan lebih dari 268 juta saham.
Selain itu, Lo Kheng Hong juga mendapatkan dividen sekitar Rp9,57 miliar dari PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL), dengan kepemilikan 191 juta saham.
Emiten perbankan dan sektor lainnya yang rutin membagikan laba kepada pemegang saham juga turut memberikan dividen kepada Lo Kheng Hong.
Baca Juga: Kasus Pencucian Uang di Singapura: Credit Suisse dan Citi Didenda Terkait Skandal Rp38 Triliun
Setelah menerima hasil dividen yang cukup besar, Lo Kheng Hong berbagi rencana strategis investasinya.
Dia menegaskan bahwa hasil dividen tersebut tidak akan disimpan, melainkan akan diputar kembali untuk investasi lebih lanjut.
Salah satu strategi utamanya adalah reinvestasi ke saham undervalued dengan valuasi murah namun memiliki fundamental yang kuat.
Lo Kheng Hong lebih memilih emiten yang rutin membagikan dividen dan memiliki keuangan yang sehat, seperti perusahaan di sektor perbankan, infrastruktur, dan komoditas.
Dia juga berpegang pada strategi membeli saham secara bertahap, terutama ketika harga saham sedang mengalami koreksi.
Lo Kheng Hong tidak tertarik pada euforia pasar, melainkan lebih memilih untuk menunggu peluang beli pada harga yang lebih rendah.