Baca Juga: APBN Februari 2025 Alami Defisit Rp31,2 Triliun, Sri Mulyani: Masih Sesuai Target
Nilai tukar rupiah diperkirakan bergerak di rentang Rp16.300–Rp16.800 per dolar AS, sementara imbal hasil Surat Berharga Negara (SBN) di kisaran 7%.
Pemerintah menargetkan penerimaan negara hingga akhir tahun dapat mencapai 95,4% dari target, didukung upaya optimalisasi penerimaan dan efisiensi belanja.
Sri Mulyani menegaskan bahwa APBN 2025 akan terus dijaga agar tetap sehat dan kredibel sehingga dapat menjalankan fungsi stabilisasi, alokasi, dan distribusi secara optimal.
Dengan instrumen fiskal yang adaptif serta stimulus ekonomi yang tepat sasaran, pemerintah berkomitmen menjaga stabilitas ekonomi, melindungi masyarakat, dan memastikan program prioritas nasional tetap berjalan di tengah ketidakpastian global yang belum mereda.
Baca Juga: Pemerintah Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi 2025 Jadi 4,7–5 Persen