ekonomi-bisnis

Sri Mulyani Optimistis Ekonomi RI Tumbuh 5% di 2025, Meski IMF Prediksi 4,7%

Kamis, 24 April 2025 | 23:36 WIB
Meneteri Kenuangan Sri Mulyani. (Foto/dok. Kemenkeu)

IFA.id -- Pemerintah Indonesia tetap optimistis terhadap pertumbuhan ekonomi nasional pada tahun 2025, meskipun Dana Moneter Internasional (IMF) merevisi proyeksi pertumbuhan menjadi 4,7%.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan bahwa dengan sinergi kebijakan yang kuat, Indonesia masih berpeluang mencapai pertumbuhan sebesar 5%.

Dalam konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), Sri Mulyani menyampaikan bahwa stabilitas sistem keuangan nasional pada triwulan I 2025 tetap terjaga berkat koordinasi kebijakan antara Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, OJK, dan LPS.

Baca Juga: Laba Tesla Anjlok 71% pada Kuartal I 2025, Elon Musk Fokus Kembali ke Perusahaan

Pertumbuhan konsumsi rumah tangga masih terjaga, didukung belanja pemerintah seperti THR dan bansos.

Investasi juga menunjukkan tren positif, khususnya dari sektor properti swasta dan pengadaan alat berat.

Sektor ekspor mencatat kinerja kuat berkat komoditas andalan seperti CPO, besi-baja, dan mesin listrik.

Pemerintah aktif menjajaki pasar alternatif di ASEAN Plus 3, BRICS, dan Eropa guna memitigasi dampak kebijakan proteksionis dari Amerika Serikat. 

Baca Juga: James Riady Minta Waktu Tambahan untuk Selesaikan Polemik Meikarta

Meskipun IMF melalui World Economic Outlook April 2025 merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi 4,7 persen, koreksi tersebut dinilai lebih ringan dibanding negara lain seperti Thailand, Filipina, dan Meksiko, menunjukkan ketahanan ekonomi nasional. 

Nilai tukar rupiah juga relatif stabil, berada pada kisaran Rp16.560 hingga Rp16.855 per dolar AS.

Intervensi Bank Indonesia di pasar NDF terbukti efektif dalam menahan tekanan eksternal.

Baca Juga: Program MBG Dorong Perputaran Uang di Desa hingga Rp8 Miliar per Tahun

Sementara itu, inflasi tetap terkendali, dengan indeks harga konsumen tercatat 1,03% year-on-year per Maret 2025. 

Halaman:

Tags

Terkini

Ekonomi Syariah 5.0: Revolusi Halal di Era Digital

Kamis, 9 Oktober 2025 | 11:34 WIB