IFA.id -- Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengadakan Bazar Ramadan sebagai upaya menjaga ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat selama bulan suci hingga Lebaran.
Wakil Menteri Perindustrian, Faisol Riza, menyatakan bahwa kegiatan ini juga berfungsi sebagai ajang promosi produk industri dalam negeri, terutama sektor agro yang menunjukkan kinerja baik.
Bazar yang berlangsung di Plasa Pameran Industri, Gedung Kemenperin, dari 18 hingga 21 Maret 2025, diikuti oleh 93 perusahaan, meningkat dari 80 perusahaan pada tahun sebelumnya.
Baca Juga: Tokoplas Luncurkan Program Loyalitas, Targetkan Pertumbuhan Dua Digit
Produk yang ditawarkan meliputi minyak goreng, gula, biskuit, kopi, susu, yoghurt, cokelat, es krim, mi instan, produk olahan daging, kertas, tisu, minyak atsiri, kerajinan kulit, dan fesyen muslim.
Pada bazar ini, minyak goreng dijual dengan harga terjangkau, dengan total 4.000 liter disediakan oleh Sinarmas Group.
Kemenperin mendorong produsen untuk meningkatkan pasokan minyak goreng hingga dua kali lipat dibanding bulan biasa guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan komoditas tersebut.
Baca Juga: Harga Emas Antam Meroket Rp14.000, Capai Rp1.759.000 per Gram
Selain memenuhi kebutuhan masyarakat, Bazar Ramadan ini merupakan bentuk kepedulian dan partisipasi Kemenperin bersama pelaku industri.
Tahun lalu, total transaksi mencapai Rp1 miliar, dan dengan peningkatan jumlah peserta tahun ini, diharapkan nilai transaksi juga meningkat.
Melalui kegiatan ini, pemerintah berupaya menjamin pasokan bahan baku industri dan ketersediaan bahan pangan pokok selama hari besar keagamaan nasional, sesuai arahan Presiden.
Kemenperin terus berkomitmen untuk memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi dengan harga yang terjangkau.