IFA.id -- Enneu Herliani, seorang pengusaha asal Bandung, memulai perjalanannya di dunia bisnis secara tidak terduga.
Semua bermula ketika ia membantu anaknya membuat prakarya sandal untuk keperluan sekolah.
Dengan memanfaatkan bahan-bahan yang ada, Enneu menciptakan sandal lukis yang unik dan menarik.
Kreativitasnya dalam melukis serta kenyamanan desain sandalnya menarik perhatian banyak orang, yang kemudian tertarik untuk memilikinya.
Melihat peluang tersebut, dengan dukungan suaminya, Enneu memutuskan untuk serius menekuni bisnis sandal lukis. Pada tahun 2016, ia mendirikan usaha yang diberi nama Rumah Sandal Geulis.
Usaha ini fokus pada produksi sandal dengan motif lukisan tangan yang khas, memadukan seni dan fungsi dalam setiap produknya.
Seiring berjalannya waktu, Enneu tidak hanya berhenti pada produk sandal. Ia mulai mengembangkan lini produk fashion lainnya yang juga dihiasi dengan motif lukisan tangan.
Untuk mencerminkan perkembangan dan diversifikasi produknya, Enneu mengganti nama usahanya menjadi Boemi Tirta.
Baca Juga: BBCA Umumkan Pembagian Dividen Tunai Rp250 per Saham untuk Tahun Buku 2024
Nama ini diambil dari bahasa Sunda yang berarti "bumi air", melambangkan kelimpahan dan kehidupan.
Inovasi dan keunikan produk-produk Boemi Tirta berhasil menarik minat pasar internasional. Enneu berhasil menembus pasar ekspor, membawa produk fashion bermotif lukisan tangan khas Indonesia ke kancah global.
Keberhasilan ini tidak hanya meningkatkan omzet usahanya tetapi juga memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia melalui fashion.