ekonomi-bisnis

Dari Ketidaksengajaan hingga Ekspor: Perjalanan Enneu Herliani Membangun Boemi Tirta

Jumat, 14 Maret 2025 | 17:00 WIB
Produk Scarves Blossom Serires Boemi Tirta. (Foto/Boemi Tirta)

IFA.id -- Enneu Herliani, seorang pengusaha asal Bandung, memulai perjalanannya di dunia bisnis secara tidak terduga.

Semua bermula ketika ia membantu anaknya membuat prakarya sandal untuk keperluan sekolah.

Dengan memanfaatkan bahan-bahan yang ada, Enneu menciptakan sandal lukis yang unik dan menarik.

Kreativitasnya dalam melukis serta kenyamanan desain sandalnya menarik perhatian banyak orang, yang kemudian tertarik untuk memilikinya.

Baca Juga: BPDP dan Olenka Gelar Showcase & Outlook UMKM Sawit 2025 untuk Dorong Pengembangan UMKM Berbasis Kelapa Sawit

Melihat peluang tersebut, dengan dukungan suaminya, Enneu memutuskan untuk serius menekuni bisnis sandal lukis. Pada tahun 2016, ia mendirikan usaha yang diberi nama Rumah Sandal Geulis.

Usaha ini fokus pada produksi sandal dengan motif lukisan tangan yang khas, memadukan seni dan fungsi dalam setiap produknya.

Seiring berjalannya waktu, Enneu tidak hanya berhenti pada produk sandal. Ia mulai mengembangkan lini produk fashion lainnya yang juga dihiasi dengan motif lukisan tangan.

Untuk mencerminkan perkembangan dan diversifikasi produknya, Enneu mengganti nama usahanya menjadi Boemi Tirta.

Baca Juga: BBCA Umumkan Pembagian Dividen Tunai Rp250 per Saham untuk Tahun Buku 2024

Nama ini diambil dari bahasa Sunda yang berarti "bumi air", melambangkan kelimpahan dan kehidupan.

Inovasi dan keunikan produk-produk Boemi Tirta berhasil menarik minat pasar internasional. Enneu berhasil menembus pasar ekspor, membawa produk fashion bermotif lukisan tangan khas Indonesia ke kancah global.

Keberhasilan ini tidak hanya meningkatkan omzet usahanya tetapi juga memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia melalui fashion. 

Baca Juga: Menteri ESDM dan Dirut Pertamina Tinjau Pasokan BBM dan LPG di Banten, Pastikan Stok Aman Jelang Arus Mudik Lebaran

Halaman:

Tags

Terkini

Ekonomi Syariah 5.0: Revolusi Halal di Era Digital

Kamis, 9 Oktober 2025 | 11:34 WIB