IFA.id -- Komoditas kelapa sawit memiliki kontribusi signifikan terhadap perekonomian dan sosial Indonesia. Untuk mengoptimalkan peran tersebut, hilirisasi dan pengembangan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berbasis kelapa sawit menjadi fokus utama.
Sebagai langkah konkret, Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) bekerja sama dengan Olenka menyelenggarakan acara "Showcase & Outlook UMKM Sawit 2025: Prospek Pengembangan UMKM Berbasis Kelapa Sawit di Indonesia tahun 2025" pada Rabu, 12 Maret 2025, di Nareswara Ballroom, Gedung Smesco Indonesia, Jakarta.
Pemimpin Redaksi Olenka, Cahyo Prayogo, menyatakan bahwa tujuan acara ini adalah membuka wawasan mengenai potensi hilirisasi dan komersialisasi produk UMKM berbasis kelapa sawit.
Baca Juga: BBCA Umumkan Pembagian Dividen Tunai Rp250 per Saham untuk Tahun Buku 2024
Ia berharap acara ini dapat mendorong pelaku UMKM untuk mengambil langkah konkret dalam mengembangkan bisnis berbasis kelapa sawit.
Cahyo juga membagikan pengalaman wawancaranya dengan seorang pelaku UMKM asal Yogyakarta yang terinspirasi menjadi wirausahawan setelah mengikuti workshop yang diadakan oleh BPDP, menunjukkan dampak positif program tersebut.
Selain melahirkan pelaku usaha baru, BPDP juga aktif dalam memberikan pelatihan, pendampingan, serta membantu promosi dan perluasan pasar bagi UMKM berbasis kelapa sawit.
Cahyo menekankan pentingnya kegiatan showcase untuk memperluas pasar UMKM sehingga tercipta bisnis yang berkelanjutan.
Kepala Divisi UKMK BPDP, Helmi Muhansah, meyakini bahwa pengembangan hilirisasi dan komersialisasi produk UMKM berbasis kelapa sawit dapat mendukung target Presiden Prabowo Subianto dalam mencapai pertumbuhan ekonomi delapan persen.
Ia menilai pelaku UMKM berbasis kelapa sawit memiliki potensi besar dalam menghasilkan produk berorientasi ekspor dan berkontribusi signifikan terhadap konsumsi domestik.
Acara ini mencerminkan komitmen BPDP dan Olenka dalam mendorong pengembangan industri kelapa sawit yang berkelanjutan, baik dari sisi ekonomi, lingkungan, maupun sosial.
Dengan dukungan yang konsisten, diharapkan UMKM berbasis kelapa sawit dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi perekonomian Indonesia.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Tekankan Pendidikan sebagai Prioritas Utama dalam APBN 2025
Menteri Koperasi dan UKM Cabut Izin Koperasi yang Manipulasi Takaran Minyakita
Kemenperin Dukung Pembangunan Kilang 1 Juta Barel untuk Pacu Industri Petrokimia
Menteri ESDM dan Dirut Pertamina Tinjau Pasokan BBM dan LPG di Banten, Pastikan Stok Aman Jelang Arus Mudik Lebaran
BBCA Umumkan Pembagian Dividen Tunai Rp250 per Saham untuk Tahun Buku 2024