ekonomi-bisnis

Saham KAQI Anjlok 10,17% pada Debut di Bursa Efek Indonesia

Senin, 10 Maret 2025 | 20:12 WIB
Ilustrasi status saham. (foto/pinterest)

IFA.id -- Pada Senin, 10 Maret 2025, PT Jantra Grupo Indonesia Tbk (KAQI) resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui penawaran umum perdana saham (IPO).

Perusahaan yang bergerak di bidang perawatan, perbaikan, dan perdagangan suku cadang kendaraan ini menawarkan 450 juta saham baru atau setara dengan 21,68% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO, dengan harga penawaran Rp118 per saham, sehingga berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp53,1 miliar.

Baca Juga: Harga Minyak Global Bangkit Didukung Ekspektasi Produksi dan Sanksi AS terhadap Rusia

Pada awal perdagangan, saham KAQI sempat mencapai level tertinggi di Rp157 per saham. Namun, hingga penutupan sesi, saham mengalami penurunan tajam sebesar 10,17% atau 12 poin, ditutup pada level Rp106 per saham.

Direktur Utama KAQI, Imam Sujono, menyatakan bahwa tingginya minat investor selama masa penawaran umum pada 4–6 Maret 2025 mencerminkan kepercayaan pasar terhadap prospek bisnis perusahaan.

Ia menambahkan bahwa hal ini semakin memperkuat komitmen perusahaan dalam menjalankan misinya untuk memberikan layanan terbaik dan menciptakan nilai berkelanjutan.

Baca Juga: Adira Finance Hadirkan SPKLU di Alam Sutera untuk Dukung Mobilitas Ramah Lingkungan

Dana hasil IPO direncanakan untuk memperkuat kapasitas pendanaan dan memperbaiki struktur keuangan perusahaan.

Sebanyak 69,65% akan dialokasikan untuk belanja modal guna mendukung pengembangan usaha, 13,19% untuk kebutuhan operasional termasuk pembelian suku cadang dan pengembangan aplikasi, serta sisanya akan disalurkan sebagai pinjaman kepada beberapa anak usaha, seperti PT Joen Lie Indonesia dan PT Liantra Wil Indonesia.

Tags

Terkini

Ekonomi Syariah 5.0: Revolusi Halal di Era Digital

Kamis, 9 Oktober 2025 | 11:34 WIB