Kamis, 4 Juni 2026

Harga Minyak Global Bangkit Didukung Ekspektasi Produksi dan Sanksi AS terhadap Rusia

- Senin, 10 Maret 2025 | 20:06 WIB
Ilustrasi kilang minyak. (Foto/PT SHA SOLO)
Ilustrasi kilang minyak. (Foto/PT SHA SOLO)

IFA.id -- Harga minyak mentah global mengalami kenaikan signifikan pada Jumat, 7 Maret 2025, didorong oleh ekspektasi penurunan produksi dan ancaman sanksi baru Amerika Serikat terhadap Rusia.

Harga minyak mentah berjangka Brent naik 1,5% menjadi US$70,50 per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) meningkat 1,02% menjadi US$67,04 per barel. 

Analis Senior Price Futures Group, Phil Flynn, menyatakan bahwa pasar menyambut baik peningkatan sanksi terhadap Rusia, yang dianggap sebagai katalis positif.

Baca Juga: Adira Finance Hadirkan SPKLU di Alam Sutera untuk Dukung Mobilitas Ramah Lingkungan

Selain itu, Wakil Perdana Menteri Rusia, Alexander Novak, mengisyaratkan kemungkinan pengurangan produksi minyak, memberikan harapan bagi pasar akan pengetatan pasokan.

Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) juga menjadi sorotan dengan rencana penambahan produksi sebesar 138.000 barel per hari.

Baca Juga: Danareksa Targetkan Laba Bersih Rp1,1 Triliun pada 2025 melalui Ekspansi dan Sinergi

Namun, ketidakpastian mengenai implementasi rencana tersebut membuat investor tetap waspada.

Selain itu, Amerika Serikat berencana menekan ekspor minyak Iran hingga mendekati nol, menambah ketegangan geopolitik yang mempengaruhi harga minyak.

Investor terus memantau perkembangan kebijakan ini dan dampaknya terhadap pasar energi global.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Shinta Sukmawati Khiran

Sumber: wartaekonomi.co.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ekonomi Syariah 5.0: Revolusi Halal di Era Digital

Kamis, 9 Oktober 2025 | 11:34 WIB

Terpopuler

X