ekonomi-bisnis

Transformasi Jatinangor House: Dari Kedai Kopi Rumahan Menjadi Restoran Ayam Goreng dengan 117 Cabang

Rabu, 5 Maret 2025 | 18:32 WIB
Jatinangor House, restoran ayam goreng dengan 117 cabang di seluruh Indonesia. (Foto/dok. Jatinangor House)

IFA.id -- Pada tahun 2020, Azis Ahmad Firman, lulusan Universitas Pasundan, memulai usaha kedai kopi rumahan bernama Jatinangor House.

Untuk menambah variasi menu, ia menambahkan ayam goreng kentucky sebagai pendamping kopi.

Tak disangka, menu ayam goreng tersebut mendapatkan respons positif dari pelanggan dan menjadi andalan Jatinangor House.

Melihat antusiasme pelanggan, Azis memutuskan untuk fokus pada ayam goreng dan membuka kedai khusus untuk menu tersebut.

Baca Juga: Wali Kota Pastikan Dapur Umum Berfungsi Optimal untuk Bantu Warga Terdampak Banjir

Pada tahun yang sama, Jatinangor House resmi berdiri di bawah naungan PT Tangguh Cipta Rasa, dengan cabang pertama berlokasi di Jalan Cisitu Indah nomor 4, Bandung.

Dengan cita rasa yang menyerupai restoran ala Barat namun dengan harga terjangkau, mulai dari Rp28.000 hingga Rp50.000, Jatinangor House berkembang pesat.

Saat ini, telah memiliki 117 cabang yang tersebar di seluruh Indonesia, termasuk di kota-kota besar seperti Jakarta, Yogyakarta, Surabaya, dan Bogor.

Baca Juga: Konflik Antar Pendukung Paslon di Puncak Jaya Sebabkan Korban Jiwa, TNI-Polri Tingkatkan Pengawasan

Setiap cabang Jatinangor House memiliki konsep yang berbeda. Beberapa dirancang seperti restoran cepat saji dengan nuansa estetik yang memungkinkan pengunjung untuk makan di tempat, sementara lainnya mengadopsi konsep cloud kitchen yang hanya melayani pesanan take-away atau melalui layanan pesan antar online.

Selain ayam goreng kentucky sebagai menu andalan, Jatinangor House terus berinovasi dengan menambahkan berbagai menu baru.

Menariknya, kopi yang dulunya menjadi menu utama kini justru menjadi menu sampingan bersama burger.

Perjalanan Jatinangor House dari kedai kopi rumahan hingga menjadi jaringan restoran ayam goreng dengan 117 cabang menunjukkan bahwa inovasi dan adaptasi terhadap permintaan pasar dapat membawa kesuksesan yang signifikan.

Tags

Terkini

Ekonomi Syariah 5.0: Revolusi Halal di Era Digital

Kamis, 9 Oktober 2025 | 11:34 WIB